Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, 5 Mei 2024, 1 Raja-Raja 5:5-6, SALING MEMBANTU UNTUK MEMBANGUN

Alfianne Lumantow • 2024-05-05 16:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

1 Raja-Raja 5:5-6

"SALING MEMBANTU UNTUK MEMBANGUN"

" ... dan biarlah hamba-hambaku membantu hamba-hambamu, dan upah hamba-hambamu akan kubayar kepadamu seberapa juga kauminta  ..." (ay.6)

Identitas pela dalam masyarakat Maluku merupakan salah satu keunikan yang dimiliki negeri ini. Budaya pela juga digunakan saat orang  Maluku  membangun  tempat  ibadah  (Kristen dan  Islam). Umat Muslim  selalu terlibat dalam proses pembangunan gedung Gereja,  atau sebaliknya,  umat Kristen pasti terlibat dalam proses pembangunan Masjid.  Fenomena ini sudah menjadi pemandangan turun-temurun berdasarkan ikatan persaudaraan yang kuat.

Di balik pembangunan Bait Allah yang megah di zaman Salomo melibatkan orang lain di  luar Israel. Selain  ketersediaan  bahan bangunan yang terbatas, ternyata dibutuhkan juga tenaga tambahan untuk membantu proses pembangunan.  Salomo menjalankan apa yang telah dijanjikan oleh Tuhan untuk membangun rumah bagi-Nya.   Relasi  persaudaraan yang dimiliki  oleh  Daud Israel dengan  bangsa-bangsa lain menjadi peluang besar bagi Salomo untuk mempercepat pembangunan Bait  Allah.

Persaudaraan menjadi modal besar sekaligus keunikan mewarnai  dalam  proses pembangunan Bait Allah.  Kemegahan  Bait Allah tidak  saja terletak pada bentuk fisiknya yang besar,  elegan dan  mahal.  Tetapi,  juga  karena keterlibatan orang-orang di  luar bangsa  Israel  dengan  ikatan  rasa  persaudaraan  yang  kuat  di antara mereka.

Rumah Tuhan tidak sekadar bangunan  fisik dengan sekat-sekatnya. Rumah Tuhan tidak hanya dibatasi  atau  hanya  miliki orang-orang  tertentu.  Rumah Tuhan adalah tempat  bagi semua umat Tuhan.  Kesadaran ini yang harus terus kita bangun sebagai Gereja,  dimana kita  harus membiasakan  diri  untuk  membangun kehidupan dengan saling membantu tanpa sekat-sekat perbedaan yang  membatasi  kita  dengan  orang  lain. Hidup  kita  adalah alat Tuhan untuk menjadikan dunia ini sebagai rumah-Nya yang ramah bagi semua orang, bahkan semua makhluk.

Doa : (Ya Bapa, jauhkan kami dari rasa benci, iri dan dengki agar kami dapat menjadi rumah-Mu untuk semua orang). Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT