Mazmur 94: 20-21
"Godaan boleh datang mengganggu kita, namun jangan terkecoh dan lengah karena Tuhan benci kejahatan."
SAY NO TO CRIME
"Bagaimana mungkin Engkau bersekongkol dengan kebusukan peradilan, yang merancang bencana berdasarkan peraturan?" (Mazmur 94:20)
Belakangan ini viral di media sosial tentang kebijakan Gubernur Jawa Barat, Kang Deddy Mulyadi (KDM), yang memasukkan anak-anak nakal ke barak militer. Tujuannya agar mereka mendapat efek jera dan tidak mengulangi perbuatan salahnya. Namun kebijakan ini menuai pro dan kontra. Tidak hanya orang tua murid yang berpendapat berbeda, tapi juga elit politik turut memberi respons. Ada yang mendukung karena dianggap efektif, tapi ada pula yang menilai ini melanggar HAM.
Dalam situasi seperti ini, kita harus bijak dan adil dalam menilai suatu kebijakan. Jika kita tidak minta hikmat Tuhan, hal yang awalnya baik bisa terlihat negatif. Sikap yang tidak objektif bisa menimbulkan keributan dan perpecahan.
Sama seperti Allah yang kita sembah, Dia tidak pernah kompromi dengan dosa dan kejahatan umat-Nya. Namun dibalik itu, Dia tetap mengasihi dan menginginkan pertobatan kita. Dalam Mazmur 94, pemazmur mengkritik orang-orang yang orang fasik bersekongkol melawan kebenaran dan menganggap darah orang tak bersalah sebagai sesuatu yang biasa.
Tetapi, Tuhan adalah Hakim yang adil dan benar. Ia berpihak pada orang yang tulus hati. Tak akan dibiarkan-Nya kejahatan menang. Tuhan takkan pernah berkompromi dengan pelaku kejahatan.
Para pemuda yang Tuhan kasihi, penting untuk kita ingat bahwa Tuhan tidak menilai kita dari kesalahan yang sudah kita buat. Dia sudah mengampuni dan ingin menyelamatkan kita semua. Jangan biarkan dosa mendefinisikan siapa kita. Justru, marilah kita sungguh-sungguh hidup dalam pertobatan dan meninggalkan jalan yang salah. Tuhan mau kita hidup dalam keselamatan dan beroleh damai sejahtera.
"Say No To Crime!" tolak kejahatan dalam segala bentuknya, dan terus berjuang untuk hidup yang benar dan berkenan di hadapan Tuhan. IDS/al
Doa: Ya Bapa, tolonglah kami dan berikanlah hikmat-Mu bagi kami agar kami menjauhkan diri dari kejahatan. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow