Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BYD Intip Peluang Masuk F1

P

SULIT BERSAING: Mobil Cadillac yang dikemudikan Sergio Perez finis terakhir dalam GP Tiongkok di Sirkuit Internasional Shanghai akhir pekan lalu (15/3).
SULIT BERSAING: Mobil Cadillac yang dikemudikan Sergio Perez finis terakhir dalam GP Tiongkok di Sirkuit Internasional Shanghai akhir pekan lalu (15/3).


Advertisement

SHANGHAI – Pabrikan otomotif asal Tiongkok, BYD, tengah menjajaki kemungkinan masuk ke Formula 1 (F1). Ketertarikan itu menguat setelah sejumlah perwakilan perusahaan, termasuk wakil presiden Stella Li, terlihat hadir di beberapa seri balapan dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut laporan Bloomberg, BYD memang mempertimbangkan ajang motorsport sebagai sarana promosi. Namun, belum jelas apakah BYD akan memasuki F1 sebagai tim ke-12 atau mengakuisisi tim yang sudah ada.

 

Advertisement

Perlu diketahui, masuk grid F1 butuh investasi sangat besar. Cadillac, tim terbaru di F1 saat ini, harus membayar biaya antidilusi sebesar USD 450 juta (sekitar Rp 7,6 triliun) kepada tim-tim yang sudah ada. Total, tim harus mengeluarkan dana hingga USD 1 miliar (sekitar Rp 16,9 triliun) untuk membangun tim. Itu belum termasuk anggaran operasional tahunan.

Meski begitu, masih ada opsi lebih efisien yang bisa diambil BYD tanpa membangun tim dari nol. Di antaranya lewat kemitraan teknis seperti yang dilakukan Toyota dengan Haas F1 Team atau model sponsorship seperti yang dilakukan Alfa Romeo bersama Sauber sejak 2018.

 

 

Seperti dilaporkan Motorsport, pendekatan sponsorship, terutama title sponsorship, menjadi opsi paling realistis bagi BYD. Skema ini memungkinkan perusahaan mendapatkan eksposur global tanpa harus menanggung biaya penuh membangun atau mengakuisisi tim.

Sekalipun terlihat lebih sederhana, biaya yang dikeluarkan tetap signifikan. Nilai komersial F1 yang terus meningkat membuat calon sponsor utama harus menyiapkan dana lebih dari USD 50 juta (Rp 849 miliar) per musim, bahkan hanya sekadar jadi tim papan tengah. (ka/dns/jawa pos)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Jawa Pos Koran

Artikel Terkait

Red Bull Siap Tinggalkan Sayap "Macarena", Dipicu Dua Insiden Beruntun yang Menimpa Verstappen

Red Bull Siap Tinggalkan Sayap "Macarena", Dipicu Dua Insiden Beruntun yang Menimpa Verstappen

Red Bull Racing berpotensi untuk meninggalkan desain sayap belakang unik yang dijuluki "Macarena" atau upside-down rear wing. Hal itu diakibatkan dua insiden beruntun yang dialami Max Verstappen di Grand Prix Austria....

Wali Kota Hengky Honandar Buka Karate Open Tournament Kajati Cup ke-5 dan Wali Kota Bitung 2026

Wali Kota Hengky Honandar Buka Karate Open Tournament Kajati Cup ke-5 dan Wali Kota Bitung 2026

Pemerintah Kota Bitung berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan olahraga.

Debut Sempurna Mitchell Bakker

Debut Sempurna Mitchell Bakker

Mitchell Bakker tak membutuhkan waktu lama untuk mencuri perhatian publik Indonesia. Penyerang berusia 19 tahun itu langsung mengukir debut sempurna bersama Timnas Indonesia saat menundukkan Kamboja 5-1 pada laga....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer