JAGOSATU.COM - Dalam pertandingan ketiga Liga Champions yang berlangsung pada Kamis (26/10), Newcastle dan Dortmund berduel sengit. Kemenangan akhirnya direbut oleh Dortmund melalui gol tunggal yang dicetak oleh Felix Nmecha.
Pertandingan ini mengakhiri rekor tak terkalahkan Newcastle selama 24 pertandingan di kompetisi Eropa, yang telah berlangsung sejak mereka terakhir kali kalah melawan Barcelona pada Maret 2003.
Meskipun bertindak sebagai tim tamu, Dortmund memulai pertandingan dengan serangan cepat. Hanya dua menit berjalan, Donyell Malen hampir mencetak gol untuk Dortmund dalam situasi satu lawan satu dengan kiper Newcastle, Nick Pope. Namun, Pope berhasil menggagalkan sepakan Malen.
Dortmund terus melancarkan serangan pada menit kesembilan, tetapi kiper The Magpies, Pope, melakukan penyelamatan gemilang dengan menggagalkan sepakan Malen dan kemudian menahan sepakan dari bola yang memantul dari tendangan Fullkrug.
Pada menit ke-11, Newcastle membalas dengan serangan mereka sendiri, melalui sundulan dari Gordon setelah menerima umpan dari Isak. Namun, sepakan tersebut masih bisa dihentikan oleh kiper Dortmund, Gregor Kobel.
Gol pertandingan akhirnya tercipta pada menit ke-45. Nico Schlotterbeck dari Dortmund berperan besar dalam menciptakan gol tersebut, setelah merebut bola dan berkolaborasi dengan Reus. Umpan dari sisi kiri oleh Nico berhasil dimaksimalkan oleh sepakan kaki kanan Nmecha, membawa Dortmund unggul 0-1 dan memecahkan kebuntuan dalam pertandingan tersebut.
Pada menit 56 Newcastle mendapat peluang emas saat kerjasama Gordon dan Wilson berhasil membongkar pertahanan Dortmund.
Namun sepakan striker Newcastle tersebut berhasil digagalkan oleh Gregor Kobel.
Newcastle hampir menyamakan kedudukan saat menit injury time babak kedua lewat sepakan voli Gordon.
Tapi sayang upaya tersebut digagalkan oleh mistar gawang.
Hingga laga berakhir skor tak berubah. 0-1 untuk kemenangan Borussia Dortmund.
Seusai laga Donyell Malen striker Dortmund mengatakan, "Kami pantas menang. Kami mengatasi intensitas mereka dengan baik dan mencetak gol bagus di babak pertama. Itu adalah kemenangan penting bagi kami."
Pelatih Newcastle, Eddie Howe mengakui beratnya grup F yang dikenal sebagai grup neraka.
"Akan selalu ketat di grup ini. Malam ini merupakan pukulan bagi kami, terutama di kandang. Kami sekarang memiliki dua pertandingan tandang yang sangat penting di Grup F." Ujar Eddie Howe.
Hasil ini membuat posisi Newcastle melorot ke peringkat ketiga dari dari puncak klasemen setelah di saat yang bersamaan PSG berhasil menang 3-0 atas AC Milan dan memuncaki klasemen dengan poin 6.
Sementara tiga poin yang diraih Dortmund membuat wakil Jerman itu menyamai perolehan poin Newcastle dengan 4 poin dan berhak menduduki posisi kedua karena unggul head to head. (jpc)
Editor : Toar Rotulung