Jagosatu.com - Luis de la Fuente tetap optimis meskipun Spanyol kalah di final Nations League.
Spanyol kalah lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2 melawan Portugal dalam waktu normal.
Gol dari Martin Zubimendi dan Mikel Oyarzabal sempat membawa Spanyol unggul dua kali.
Namun Portugal menyamakan kedudukan melalui Nuno Mendes dan Cristiano Ronaldo.
Dalam adu penalti, Alvaro Morata gagal mengeksekusi penalti setelah tendangannya ditepis Diogo Costa.
Portugal berhasil mencetak semua penalti mereka dan menang dengan skor 5-3.
Meski kalah, Spanyol tampil impresif dengan mencetak 25 gol dari 10 pertandingan di Nations League.
Jumlah tersebut menjadi rekor gol terbanyak dalam satu edisi turnamen tersebut.
De la Fuente menilai bahwa timnya menunjukkan banyak hal positif sepanjang kompetisi.
Ia menegaskan bahwa fokus tim kini beralih ke Piala Dunia tahun depan.
Menurutnya, dengan pendekatan yang tepat, Spanyol bisa melangkah jauh ke depan.
Ia mengakui Portugal sebagai lawan yang hebat dan layak menjadi juara.
De la Fuente juga menyoroti komitmen kuat yang dimiliki oleh para pemainnya.
Ia percaya bahwa Spanyol selalu memiliki peluang besar untuk menang di setiap turnamen.
Dalam pertandingan semifinal, Lamine Yamal tampil cemerlang saat melawan Prancis.
Namun, di final melawan Portugal, Yamal kesulitan menunjukkan performa terbaiknya.
Ia hanya mencatatkan 0.1 expected goals dari empat tembakan yang dilepaskannya.
Meski begitu, Yamal tercatat paling banyak mengirim umpan ke sepertiga akhir dan melakukan lima umpan silang.
De la Fuente mengganti Yamal di babak tambahan karena kelelahan fisik.
Pelatih tersebut menegaskan bahwa Yamal masih muda dan perlu dikelola dengan bijak. (samt)
Editor : ALengkong