Jagosatu.com- Diogo Jota, penyerang asal Portugal, meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Zamora, Spanyol, bersama adiknya, Andre Silva, pada 3 Juli 2025.Kabar duka ini mengguncang komunitas sepak bola, terutama para penggemar Liverpool yang kehilangan salah satu pemain andalannya.
Baca Juga: Rebutan Panas! Liverpool dan Man City Kejar Striker 17 Tahun Pencetak 50+ Gol
Sebagai bentuk penghormatan, Liverpool memutuskan untuk memensiunkan nomor punggung 20 yang dikenakan Jota selama membela klub.
Keputusan ini menjadi yang pertama dalam sejarah 133 tahun Liverpool, menandai betapa besar pengaruh Jota bagi klub.
Selama membela Liverpool sejak 2020, Jota mencetak 182 gol dan memberikan 65 assist, kontribusi yang signifikan bagi kesuksesan tim.
Pengumuman resmi dari klub menyatakan bahwa nomor 20 akan "diabadikan selamanya" sebagai penghormatan abadi untuk Jota.
Para penggemar Liverpool di seluruh dunia menyambut keputusan ini dengan haru dan dukungan penuh.
Banyak yang mengenang Jota sebagai pemain yang tidak hanya berbakat, tetapi juga rendah hati dan berdedikasi tinggi.
Tribute dan penghormatan mengalir dari berbagai pihak, termasuk mantan klub Jota, Wolverhampton Wanderers, yang juga diminta untuk memensiunkan nomor 18 miliknya.
Di Anfield, para suporter berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir, membawa bunga dan memorabilia sebagai tanda cinta mereka.
Lagu-lagu dan yel-yel yang biasa dinyanyikan untuk Jota kembali bergema, menciptakan suasana emosional di stadion.
Manajemen Liverpool menyatakan bahwa keputusan ini juga sebagai respons atas permintaan para penggemar yang ingin mengenang Jota selamanya.
Kepergian Jota menjadi pengingat akan betapa rapuhnya kehidupan dan pentingnya menghargai setiap momen.
Sebagai klub, Liverpool menunjukkan bahwa mereka tidak hanya menghargai prestasi di lapangan, tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan.
Nomor 20 kini menjadi simbol dari semangat, dedikasi, dan cinta Jota terhadap sepak bola dan Liverpool.
Para pemain dan staf klub berjanji untuk melanjutkan perjuangan dengan semangat yang ditinggalkan oleh Jota.
Upacara penghormatan resmi direncanakan akan digelar sebelum pertandingan berikutnya di Anfield.
Dalam upacara tersebut, keluarga Jota diundang untuk menerima penghormatan langsung dari klub dan para penggemar.
Media sosial dipenuhi dengan pesan-pesan duka dan kenangan indah tentang Jota dari rekan-rekan sesama pemain dan penggemar.
Keputusan Liverpool untuk memensiunkan nomor 20 menjadi contoh bagi klub-klub lain dalam menghormati pemain yang telah memberikan segalanya.
Diogo Jota mungkin telah pergi, tetapi warisannya akan terus hidup dalam hati para penggemar dan sejarah Liverpool.(LR)
Editor : ALengkong