JAGOSATU.COM - Masa depan Mohamed Salah dan Ibrahima Konate di Liverpool memasuki titik paling kritis. Ketegangan internal, performa yang menurun, dan situasi kontrak yang rumit membuat keduanya berada dalam posisi rentan jelang bursa transfer Januari. Sumber internal menyebut FSG kini siap membuka pintu negosiasi jika syarat tertentu terpenuhi.
Musim ini menjadi periode terburuk Mohamed Salah sejak bergabung dengan Liverpool. Setelah musim lalu tampil luar biasa dan membawa The Reds meraih gelar Liga Inggris ke-20, performa penyerang Mesir itu anjlok drastis. Ia lebih sering tampil tidak efektif, jarang memberi dampak, dan bahkan mulai kehilangan tempat di skuad utama.
Dalam tiga laga Premier League terakhir, Salah dua kali tidak dimainkan sama sekali, termasuk saat Liverpool ditahan Leeds United 3-3. Situasi tersebut memuncak ketika Salah secara terbuka mengkritik keputusan pelatih Arne Slot.
“Saya sudah melakukan banyak hal untuk klub ini, terutama musim lalu. Sekarang saya duduk di bangku cadangan dan saya tidak tahu kenapa,” ujarnya frustrasi.
Ia menambahkan bahwa dirinya merasa diperlakukan tidak adil.
“Saya merasa seperti klub melempar saya ke bawah bus. Seolah ada yang ingin saya menjadi kambing hitam.”
Ketegangan ini menghidupkan kembali spekulasi tentang masa depannya. Meski kontraknya berakhir pada 2026, laporan menyebut peluang Salah hengkang justru semakin besar. Bahkan, kepindahan lebih cepat—yakni Januari 2025—dianggap sangat mungkin.
Menurut laporan The Sun, klub Arab Saudi Al-Hilal menjadi kandidat terkuat untuk merekrut Salah. Mereka menilai situasi internal Liverpool memberi kesempatan untuk mendapatkan sang bintang dengan harga jauh lebih murah dibanding dua tahun lalu ketika tawaran mencapai GBP 150 juta.
“Beberapa klub masih tertarik, tetapi Al-Hilal dipandang sebagai pihak paling mungkin mengajukan tawaran,” tulis laporan tersebut. Klub Saudi yakin faktor usia dan konflik internal membuat transfer lebih realistis.
Selain Salah, Liverpool juga menghadapi situasi pelik terkait bek tengah Ibrahima Konate. Pemain Prancis tersebut memasuki tahun terakhir kontraknya dan mendapat kritik tajam akibat performanya yang tidak konsisten di bawah Arne Slot. Cedera berulang dan kesalahan dasar membuat Konate berada di persimpangan karier.
Laporan dari Football Insider mengungkap bahwa Liverpool telah menetapkan harga jualnya pada Januari. FSG siap menerima tawaran sekitar GBP 15 juta—angka yang terbilang rendah—asal Liverpool lebih dulu menemukan bek pengganti.
“Liverpool akan menerima tawaran senilai GBP 15 juta untuk Konate pada Januari jika mereka berhasil mendatangkan bek baru,” tulis laporan tersebut.
Situasi Salah dan Konate menambah daftar masalah Liverpool musim ini. Arne Slot harus menghadapi tekanan besar untuk menjaga stabilitas skuad di tengah performa yang naik turun.
Jika keduanya benar-benar dilepas pada Januari, Liverpool diprediksi akan memasuki fase rekonstruksi besar-besaran di bawah kepemimpinan manajer asal Belanda tersebut.
Editor : Toar Rotulung