Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wikipedia Lelah Jadi Korban AI — Kini Semua Harus Bayar!

A

Wikipedia menegaskan batas baru antara data publik dan hak cipta di era AI.
Wikipedia menegaskan batas baru antara data publik dan hak cipta di era AI.


Advertisement

Jagosatu.com - Wikipedia akhirnya bersuara lantang terhadap perusahaan kecerdasan buatan yang selama ini mengambil data mereka secara gratis.

Selama bertahun-tahun, ribuan model AI mengandalkan konten Wikipedia untuk melatih sistemnya tanpa izin resmi.

Kini, Wikimedia Foundation, lembaga yang mengelola Wikipedia, meminta semua perusahaan AI berhenti melakukan scraping dan mulai menggunakan API berbayar bernama Wikimedia Enterprise.

Advertisement

Istilah scraping berarti mengambil data dari situs web secara otomatis dengan bot, tanpa izin atau pembayaran.

Menurut TechCrunch, langkah ini diumumkan Wikimedia pada 10 November 2025 lewat blog resminya yang menyoroti meningkatnya aktivitas bot dari perusahaan AI besar.

Dilansir dari PYMNTS, lonjakan trafik bot yang menyamar sebagai pengguna manusia terjadi antara Mei hingga Juni 2025, dan membuat server Wikipedia terbebani.

Advertisement

Wikipedia menyebut sebagian besar trafik tersebut berasal dari model AI yang memanfaatkan konten mereka untuk pelatihan.

Selain membebani server, fenomena ini juga membuat jumlah kunjungan manusia menurun hampir 8% setiap tahunnya.

Artinya, banyak orang kini mencari jawaban langsung lewat chatbot AI tanpa membuka situs Wikipedia lagi.

Wikimedia menganggap hal itu tidak adil karena konten yang dibuat oleh ribuan sukarelawan justru dimanfaatkan mesin tanpa kontribusi balik.

Dengan sistem API berbayar, perusahaan AI seperti OpenAI, Anthropic, atau Google akan mendapatkan akses legal dan cepat ke data Wikipedia.

Sebagai gantinya, dana dari layanan berbayar itu akan membantu menjaga keberlanjutan operasional dan mendukung para kontributor sukarelawan.

Pihak Wikimedia juga menegaskan bahwa mereka tidak bermaksud “menjual” Wikipedia, melainkan menegakkan penggunaan yang etis dan bertanggung jawab.

Wikimedia Enterprise sendiri sebenarnya sudah diluncurkan sejak 2021, tetapi baru kali ini ditegaskan kembali di tengah ledakan industri AI generatif.

Model berbayar ini memberikan data yang sudah bersih, terstruktur, dan mudah digunakan untuk sistem besar seperti Large Language Model (LLM).

LLM adalah jenis model AI yang memproses dan memahami bahasa manusia berdasarkan miliaran contoh teks, termasuk dari Wikipedia.

Dengan sistem baru, perusahaan AI yang ingin melatih modelnya diharapkan tidak lagi mengambil data secara liar.

Wikimedia juga meminta agar perusahaan AI memberikan atribusi jelas pada setiap informasi yang bersumber dari Wikipedia.

Mereka ingin publik tahu bahwa jawaban yang muncul dari chatbot sebenarnya berasal dari kerja keras komunitas manusia di seluruh dunia.

Langkah ini menjadi peringatan bahwa era “data gratis untuk AI” mungkin segera berakhir, dan etika penggunaan data kini jadi perhatian utama.

Wikipedia tampaknya ingin mengingatkan dunia bahwa pengetahuan manusia tidak boleh diperlakukan seperti bahan bakar gratis untuk mesin. (KT)

Advertisement
Editor : ALengkong
Sumber : TechCrunch, techbuzz.ai, PYMNTS

Artikel Terkait

AI Milik OpenAI Meretas Mandiri Perusahaan AI Lain

AI Milik OpenAI Meretas Mandiri Perusahaan AI Lain

OpenAI mengungkap sebuah insiden keamanan yang disebut sebagai salah satu kasus pertama ketika sistem AI melakukan tindakan peretasan secara mandiri terhadap perusahaan AI lain. Perusahaan pembuat ChatGPT itu....

Foto dan Suara Sri Sultan Dicatut untuk Penipuan Pakai AI, Diskominfo Jogjakarta Pastikan Video 100 Persen Palsu

Foto dan Suara Sri Sultan Dicatut untuk Penipuan Pakai AI, Diskominfo Jogjakarta Pastikan Video 100 Persen Palsu

Kejahatan siber memakai artificial intelligence (akal imitasi/AI) menyasar Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. Pelaku mencatut foto dan suara Sultan untuk melancarkan aksi....

Google Ungkap Serangan Siber AI Berskala Industri

Google Ungkap Serangan Siber AI Berskala Industri

LONDON – Laporan terbaru dari Google mengungkap perubahan drastis dalam situasi keamanan siber global. Dalam waktu hanya tiga bulan, praktik peretasan berbasis akal imitasi (AI) berkembang dari ancaman awal menjadi....

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer