Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Google Diam-Diam Ubah Aturan, Alamat Gmail Kini Bisa Diganti

A

Alamat Gmail kini bisa diganti tanpa kehilangan email lama
Alamat Gmail kini bisa diganti tanpa kehilangan email lama


Advertisement

Jagosatu.com - Google sedang menyiapkan fitur baru yang membuat pengguna Gmail bisa mengganti alamat email utama tanpa kehilangan data penting.

Perubahan ini menjadi kabar baik bagi banyak orang yang merasa alamat Gmail lamanya sudah tidak cocok digunakan.

Selama ini alamat Gmail dikenal bersifat permanen dan tidak bisa diubah setelah akun dibuat.

Advertisement

Jika ingin alamat baru pengguna biasanya harus membuat akun Google baru dari awal.

Cara lama itu sering merepotkan karena email lama file Drive dan foto harus dipindahkan manual.

Kini Google mulai melonggarkan aturan tersebut secara bertahap ke pengguna tertentu.

Advertisement

Menurut 9to5Google Google sedang melakukan peluncuran bertahap fitur penggantian alamat Gmail ke seluruh pengguna.

Informasi ini pertama kali muncul di halaman bantuan Gmail versi bahasa Hindi milik Google.

Di halaman tersebut dijelaskan bahwa pengguna bisa mengganti alamat Gmail ke alamat baru dengan akhiran gmail.com.

Artinya pengguna tidak perlu pindah ke layanan email lain untuk mendapatkan alamat baru.

Google juga memastikan data akun tetap aman dan tidak terhapus saat alamat diubah.

Menurut TechCrunch seluruh email lama file Google Drive foto Google Photos dan data akun tetap terhubung.

Alamat Gmail lama nantinya akan tetap aktif sebagai alias.

Alias adalah alamat tambahan yang masih bisa menerima email ke akun utama.

Dengan sistem ini email yang dikirim ke alamat lama tetap masuk seperti biasa.

Pengguna juga masih bisa login menggunakan alamat lama maupun alamat baru.

Meski begitu fitur ini tidak langsung tersedia untuk semua orang.

Google menerapkan sistem gradual rollout atau rilis bertahap agar fitur tetap stabil.

Menurut The Verge Google juga memberi batasan tertentu untuk mencegah penyalahgunaan.

Salah satu batasan yang disebut adalah jeda waktu sebelum pengguna bisa mengganti alamat lagi.

Ada juga kemungkinan pembatasan jumlah maksimal perubahan alamat Gmail.

Langkah ini dinilai sebagai respons atas permintaan pengguna yang sudah muncul bertahun tahun.

Banyak pengguna merasa alamat Gmail lama dibuat saat masih sekolah atau masih asal asalan.

Dengan aturan baru ini identitas digital pengguna bisa terlihat lebih rapi dan profesional.

Perubahan ini juga memperlihatkan Google mulai lebih fleksibel terhadap kebutuhan penggunanya.

Jika peluncuran selesai fitur ini diperkirakan akan mengubah cara orang memandang akun Gmail jangka panjang. (KT)

Advertisement
Editor : ALengkong
Sumber : The Verge, TechCrunch, 9to5Google

Artikel Terkait

Mesin Pencari Google Berubah Jadi Otonom, Transisi Terbesar dalam Tiga Dekade

Mesin Pencari Google Berubah Jadi Otonom, Transisi Terbesar dalam Tiga Dekade

Google kembali membuat gebrakan besar. Perusahaan yang didirikan Larry Page dan Sergey Brin itu mengubah mesin pencari Google menjadi sistem akal imitasi (AI) yang otonom (bisa bekerja sendiri). Perubahan ini disebut....

Google Ungkap Serangan Siber AI Berskala Industri

Google Ungkap Serangan Siber AI Berskala Industri

LONDON – Laporan terbaru dari Google mengungkap perubahan drastis dalam situasi keamanan siber global. Dalam waktu hanya tiga bulan, praktik peretasan berbasis akal imitasi (AI) berkembang dari ancaman awal menjadi....

Google Investasikan Rp 690 T ke Anthropic

Google Investasikan Rp 690 T ke Anthropic

Arah persaingan akal imitasi (AI) global kian bergeser ketika Alphabet Inc., induk Google, menyiapkan investasi hingga 40 miliar dolar AS atau hampir Rp 690 triliun ke Anthropic. Investasi ini menunjukkan bahwa...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer