Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Google Investasikan Rp 690 T ke Anthropic

P
MITRA PENGEMBANGAN: Orang-orang mengunjungi Google Store di kantor pusat Google di Mountain View, California, AS. Perusahaan induk Google, Alphabet Inc., baru saja mengumumkan investasi ke Anthropic. (AFP)
MITRA PENGEMBANGAN: Orang-orang mengunjungi Google Store di kantor pusat Google di Mountain View, California, AS. Perusahaan induk Google, Alphabet Inc., baru saja mengumumkan investasi ke Anthropic. (AFP)

Advertisement

 

NEW YORK – Arah persaingan akal imitasi (AI) global kian bergeser ketika Alphabet Inc., induk Google, menyiapkan investasi hingga 40 miliar dolar AS atau hampir Rp 690 triliun ke Anthropic. Investasi ini menunjukkan bahwa persaingan AI kini bergeser ke perebutan kapasitas komputasi dan pendanaan dalam skala sangat besar.

Secara strategis, keputusan Google mencerminkan pendekatan yang tidak lagi hitam-putih dalam kompetisi teknologi. Anthropic, yang mengembangkan model AI keluarga Claude, berada dalam posisi unik, menjadi mitra pengembangan sekaligus pesaing langsung dalam perlombaan membangun model AI generatif yang aman dan andal.

Advertisement

"Google telah berkomitmen 10 miliar dolar AS dalam bentuk tunai pada valuasi 350 miliar dolar AS untuk mendukung ekspansi besar kapasitas komputasi dan akan menginvestasikan tambahan 30 miliar dolar AS jika pengembang Claude tersebut memenuhi target kinerja," begitu pengumuman Anthropic seperti dilansir Reuters.

Manuver ini muncul hanya beberapa hari setelah Amazon mengumumkan rencana investasi hingga 25 miliar dolar AS (sekitar Rp 431 triliun) ke Anthropic. Situasi tersebut menempatkan perusahaan rintisan itu sebagai titik temu kepentingan dua raksasa teknologi global yang berlomba mengunci posisi dalam rantai nilai AI. "Fenomena perlombaan AI ini akan terus meningkat," kata analis Wedbush Securities, Dan Ives.

Advertisement

Di tengah tekanan persaingan tersebut, kinerja Anthropic mengalami lonjakan signifikan. Perusahaan melaporkan pendapatan tahunan berbasis proyek telah melampaui 30 miliar dolar AS (Rp 517,2 triliun) bulan ini, meningkat tajam dari sekitar 9 miliar dolar AS pada akhir 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh adopsi luas produk seperti Claude Code di kalangan pengembang. (din/dns)

Advertisement
Editor : Pratama Karamoy
Sumber : Koran Jawa Pos

Artikel Terkait

Mesin Pencari Google Berubah Jadi Otonom, Transisi Terbesar dalam Tiga Dekade

Mesin Pencari Google Berubah Jadi Otonom, Transisi Terbesar dalam Tiga Dekade

Google kembali membuat gebrakan besar. Perusahaan yang didirikan Larry Page dan Sergey Brin itu mengubah mesin pencari Google menjadi sistem akal imitasi (AI) yang otonom (bisa bekerja sendiri). Perubahan ini disebut....

Google Ungkap Serangan Siber AI Berskala Industri

Google Ungkap Serangan Siber AI Berskala Industri

LONDON – Laporan terbaru dari Google mengungkap perubahan drastis dalam situasi keamanan siber global. Dalam waktu hanya tiga bulan, praktik peretasan berbasis akal imitasi (AI) berkembang dari ancaman awal menjadi....

Studi Baru Ungkap Penyakit Sapi Gila Bukan Hanya Disebabkan oleh Prion

Studi Baru Ungkap Penyakit Sapi Gila Bukan Hanya Disebabkan oleh Prion

Studi terbaru dari University of Alberta menunjukkan bahwa penyakit sapi gila bisa dipicu oleh endotoksin bakteri, menantang teori prion yang lama berlaku.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer