Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Rp4 juta untuk 'CRT' Palsu? Menguak Harga dan Harapan di Balik Monitor Retro Terbaru Jepang!

Toar Rotulung • 2025-07-17 11:07:23
Material Pemasaran X68000 Z Super dan X68000 Z XVI
Material Pemasaran X68000 Z Super dan X68000 Z XVI

JagoSatu.com - Penggemar retro computing, ada monitor baru yang mungkin bikin kalian tertarik – atau malah bingung. Mizuki Co. dari Jepang lagi menggalang dana buat monitor 8 inci yang dirancang untuk PC retro mini X68000 Z mereka. Kekurangannya? Ini cuma panel LCD 60 Hz yang ditutup 'struktur akrilik melengkung' demi 'mereproduksi suasana CRT klasik.' Jujur, meski estetikanya lumayan cute, pasang plastik lengkung di depan LCD itu rasanya lebih kayak resep bencana visual daripada pengalaman retro sejati.

Sistem X68000 sendiri sempat populer di Jepang pada akhir 80-an, dan Mizuki menghidupkannya kembali sebagai PC mini yang kini tersedia global. Monitor 8 inci baru ini dirancang pas dengan skalanya, setelah versi 5 inci sebelumnya terasa kurang. Keren sih niat mereka untuk menyajikan pengalaman retro yang lengkap. Tapi kalau cuma kejar estetika tanpa peduli kualitas tampilan, ini malah bisa bikin penggemar sejati menjauh, seperti laporan Tom's Hardware.

Dari segi spesifikasi, kita akan dapat LCD 8 inci beresolusi 1024 x 768 (aspect ratio 4:3) dengan refresh rate 60 Hz. Layar ini ditenagai USB-C dan terkoneksi via HDMI, serta punya speaker stereo internal dan jack headphone. Lumayan lah buat layar kecil. Tapi, 'akrilik lengkung' itu yang jadi pusat perhatiannya. Saya sih udah kebayang bakal banyak silau dan distorsi, bukannya nuansa nostalgia yang hangat dan nyaman.

Penggemar CRT sejati pasti tahu apa yang mereka inginkan: input lag rendah, tanpa motion blur, dan scanline atau cahaya fosfor yang otentik. Hal-hal ini memang susah banget ditiru di LCD. Simulasi CRT yang benar-benar akurat biasanya butuh layar OLED 240 Hz+, seperti dikutip Tom's Hardware. Jadi, kalau cuma LCD 60 Hz dengan penutup plastik melengkung, jujur saja, ini bakal jauh dari ekspektasi gamer retro sejati. Ini murni cuma cosplay, bukan emulasi akurat.

Dengan harga 35.000 Yen Jepang (sekitar $240 USD), monitor ini nggak bisa dibilang murah. Kalian jelas membayar untuk 'tampilan dan nuansanya', bukan performa. Crowdfunding-nya sendiri berjalan bagus di Jepang, jadi kemungkinan besar bakal dirilis global. Saran saya? Tunggu dulu sampai ulasan resminya keluar. Kecuali kalian cuma pengen buat pajangan meja, pengalaman retro sejati kalian mungkin bakal sedikit kecewa.

Menurut kalian, apakah monitor 'Faux-CRT' ini benar-benar bisa memuaskan dahaga gamer retro? Atau ini cuma produk gimik yang fokus ke estetika saja? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#monitor #retro computing #menggalang dana #akrilik #PC #Jepang #CRT #mini #Panel LCD