Jagosatu.com - Dunia teknologi kembali membuat kita tercengang dengan kemajuan pesat di bidang wearable AI atau perangkat pintar yang bisa dipakai di tubuh.
Wearable AI adalah teknologi yang menyatukan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dengan alat-alat seperti jam tangan, gelang, atau kacamata pintar.
Tujuan utamanya adalah membantu manusia memantau kesehatan, aktivitas, bahkan emosi, secara langsung dan otomatis.
Sekarang, perangkat ini nggak cuma bisa hitung langkah kaki, tapi juga bisa tahu suasana hati penggunanya.
Menurut TechNewsWorld, Samsung berencana meluncurkan fitur Health Hub di jam tangan Galaxy Watch terbarunya.
Fitur itu bisa kirim data detak jantung, pola tidur, dan stres langsung ke dokter atau rumah sakit.
Baca Juga: Trump Mau Segala Sesuatu Dikuasai AI! Dunia Bereaksi, Ini yang Terjadi di AS
Dengan begitu, pengguna bisa mendapat perawatan lebih cepat tanpa harus nunggu parah dulu.
Teknologi ini sangat berguna untuk lansia atau orang yang tinggal sendiri, karena bisa mencegah hal-hal berbahaya sejak awal.
Selain Samsung, banyak perusahaan juga berlomba-lomba mengembangkan wearable dengan kemampuan AI canggih.
Misalnya, Apple Watch sekarang sudah bisa mendeteksi jatuh atau detak jantung tidak normal.
Fitbit juga punya fitur yang memantau kadar oksigen dalam darah, yang sangat berguna di masa pandemi.
Menurut laporan dari arXiv.org, integrasi antara AI dan IoT (Internet of Things) dalam perangkat wearable makin berkembang.
IoT adalah teknologi yang bikin alat-alat bisa saling ngobrol lewat internet, tanpa perlu dikontrol manusia secara manual.
Jadi, kalau jam tangan kamu tahu kamu capek, dia bisa kasih sinyal ke AC pintar untuk nyalain pendingin otomatis.
Selain itu, teknologi wearable AI juga mengedepankan desain yang inklusif dan nyaman untuk dipakai sehari-hari.
Beberapa produsen bahkan sudah mulai memikirkan cara supaya data pribadi pengguna tetap aman.
Hal ini penting, karena wearable AI mengumpulkan data sensitif seperti kesehatan dan emosi.
Karena itu, pembuat teknologi ini bekerja sama dengan ahli keamanan data dan privasi digital.
Menurut laporan Wearable Tech Insider, masa depan wearable AI akan fokus ke personalisasi penuh untuk tiap pengguna.
Artinya, perangkat kamu akan semakin mengenal kamu dari waktu ke waktu dan memberi saran yang tepat sesuai kebiasaanmu.
Misalnya, jam tangan bisa kasih saran buat minum air lebih banyak karena tahu kamu jarang minum saat sekolah.
Di dunia pendidikan, teknologi ini juga bisa bantu guru memantau kesehatan dan konsentrasi siswa selama pelajaran.
Dengan semua kecanggihan ini, wearable AI bukan cuma buat gaya, tapi benar-benar bisa jadi teman setia sehari-hari.
Teknologi ini menunjukkan bahwa masa depan kesehatan dan produktivitas kita akan makin dipermudah lewat alat pintar.
Jika digunakan dengan benar dan bijak, wearable AI bisa jadi revolusi baru yang bermanfaat untuk semua orang.
(J)
Editor : ALengkong