Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Kenapa File Explorer Windows 11 Masih Kalah Cepat dari Windows 10?

Toar Rotulung • 2025-12-03 11:48:51
File Explorer di Windows 11
File Explorer di Windows 11

JagoSatu.com - Microsoft lagi coba benerin File Explorer yang lemot di Windows 11, tapi caranya agak maksa. Alih-alih benerin mesinnya, mereka cuma kasih solusi "tambal sulam" dengan teknik pre-loading di background. Ini jelas nggak nyelesain masalah intinya.

Jadi, fitur pre-loading atau pre-caching ini bakal memuat File Explorer ke memori bahkan sebelum kalian klik ikonnya. Ini trik jadul ala Office 95 yang ngebuktiin kalau mereka belum bisa bikin file manager modern yang efisien dari nol.

Dilansir oleh WindowsLatest, pengujian di mesin virtual RAM 4GB nunjukin penggunaan memori File Explorer naik drastis. Dari 32,4 MB jadi 67,4 MB saat pre-loading nyala. Emang cuma 35MB, tapi tetep aja pemborosan sumber daya yang nggak perlu.

Kocaknya, kalau PC lagi santai, beda kecepatannya hampir nggak kerasa. Kalian bahkan perlu slow-motion 0,25x buat liat bedanya. Kalau butuh slow-motion buat buktiin software lebih cepet, itu sih namanya gagal total buat sebuah pembaruan.

Tapi fitur ini lumayan ngebantu kalau PC lagi kerja keras, misal saat buka 16 tab Edge. Memang kebuka lebih cepet sih dalam kondisi ini, tapi ya nggak memperbaiki rasa lemot secara keseluruhan saat dipakai sehari-hari.

Dikutip dari WindowsLatest, pre-loading cuma bikin aplikasi kebuka cepet, tapi nggak benerin masalah utamanya. Menu klik kanan alias menu konteks tetep aja lemot parah, apalagi kalau sistem lagi sibuk. Microsoft kayak nyerah soal masalah satu ini.

Biang keroknya adalah fitur-fitur "pintar" yang dipaksain masuk ke menu konteks, kayak Ask Copilot dan Clipchamp. Udah nambahin fitur nggak penting, eh malah bikin semuanya melambat. Mending balik ke yang simpel-simpel aja deh, Guys!

Kalian bisa sih bikin ngebut lagi dengan matiin Efek Transparansi dan Animasi di pengaturan Aksesibilitas. Tapi konsekuensinya, tampilan Windows 11 kalian bakal kayak Windows jadul tahun 2000-an. Pengorbanan visual yang agak menyedihkan ya demi performa.

Ada trik lain: ubah folder default ke "This PC" daripada halaman "Home" yang berat loading-nya. Sebisa mungkin hindari layar Home deh, itu jelas-jelas jadi penghambat performa utamanya dan bikin pengalaman pakai jadi nggak asik.

Dikutip dari WindowsLatest, File Explorer Windows 11 tetep kalah cepet dibanding Windows 10 yang udah pensiun, meski udah pakai trik baru. Ini fakta yang bikin geleng-geleng kepala. OS lama dengan RAM lebih dikit malah bisa ngalahin OS baru.

Masalah intinya ada di arsitektur. Windows 11 cuma numpuk elemen WinUI modern di atas sistem jadul Win32. Campur aduk kode baru dan lama inilah yang bikin performa jadi berat, rawan bug, dan bikin sistem jadi bengkak.

Dilansir oleh WindowsLatest, aplikasi pihak ketiga bernama File Pilot (versi beta) malah bisa loading lebih cepet tanpa trik pre-loading. Ini bukti kalau Microsoft sebenernya punya sumber daya, tapi kurang niat atau kompetensi buat optimasi aplikasi inti mereka.

Bahkan menu klik kanan di File Pilot yang fiturnya lengkap pun bisa muncul instan. Ini jelas jadi sentilan keras buat perusahaan sekelas Microsoft yang valuasinya triliunan dolar tapi kalah optimalisasi sama developer aplikasi indie.

Fitur pre-loading ini baru ada di Windows 11 Insider Preview dan bakal aktif otomatis nantinya. Untungnya, kalian bisa matiin fitur ini di opsi Tampilan kalau nggak rela RAM kalian dimakan 35MB cuma-cuma buat fitur setengah matang.

Fitur ini diprediksi rilis publik awal 2026, tapi belum ada kabar soal perbaikan performa mendasar. Jadi kita bakal terjebak sama File Explorer yang "setengah cepet". Nah, menurut kalian fitur ini guna nggak sih atau cuma gimmick? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#tambal sulam #file #Microsoft #Windows 11 #explorer #Lemot