Jagosatu.com - Dunia teknologi sedang ramai karena persaingan dua raksasa kecerdasan buatan yaitu Gemini dan ChatGPT mulai menunjukkan perubahan besar.
Pertumbuhan pengguna ChatGPT dilaporkan melambat menurut TechCrunch yang menyebut bahwa kenaikan pengguna bulanannya hanya sekitar enam persen.
Perlambatan ini dianggap sebagai tanda bahwa ChatGPT mulai mendekati titik jenuh pasar menurut TechCrunch yang menyoroti ketatnya kompetisi AI.
Di sisi lain Gemini dari Google justru melaju kencang dengan pertumbuhan pengguna yang meningkat pesat berdasarkan data Sensor Tower yang menunjukkan lonjakan unduhan dan penggunaan aplikasi.
Para pengamat menilai bahwa Gemini unggul karena terhubung langsung dengan layanan Google yang sudah sangat akrab dengan kegiatan sehari hari seperti Gmail YouTube dan Maps.
Pengguna muda terutama pelajar disebut makin nyaman dengan Gemini karena pencariannya terasa lebih cepat dan lebih mudah dipakai.
Sementara itu laporan dari Economic Times yang mengutip Apptopia menyebut unduhan aplikasi ChatGPT turun sekitar delapan persen secara bulan ke bulan yang menunjukkan berkurangnya pengguna baru.
Baca Juga: Aplikasi Cari Tukang di Airmadidi Bikin Warga Lebih Gampang Perbaiki Masalah Rumah
Laporan tersebut juga menjelaskan bahwa waktu penggunaan harian ChatGPT ikut menurun sehingga analis menganggap minat pengguna mulai bergeser.
Para pengamat menyebut persaingan AI kini sangat mirip dengan persaingan aplikasi media sosial yang bergantung pada kecepatan inovasi.
Gemini dilaporkan merilis pembaruan fitur lebih sering sehingga pengguna merasa mendapatkan pengalaman baru dengan cepat.
ChatGPT masih mempertahankan kekuatannya berkat basis pengguna yang sangat besar yaitu lebih dari delapan ratus juta pengguna aktif mingguan menurut TechCrunch yang mengutip pernyataan Sam Altman.
Meskipun begitu angka tersebut tidak otomatis menjamin pertumbuhan baru terutama ketika pengguna mulai mencari pengalaman lebih segar.
Banyak pelajar merasa Gemini lebih praktis untuk kegiatan sekolah seperti meringkas materi membantu hitungan atau mencari referensi ringan.
ChatGPT tetap dianggap unggul dalam menjawab pertanyaan mendalam dan membantu penulisan panjang karena kemampuan bahasanya dinilai lebih kaya.
Persaingan dua AI besar ini membuat pasar kecerdasan buatan semakin menarik karena masing masing terus berlomba menarik perhatian pengguna.
Analis menilai tahun depan akan menjadi periode penting untuk menentukan siapa pemimpin AI di kalangan pengguna umum.
Jika tren saat ini berlanjut Gemini memiliki peluang besar menjadi pesaing terkuat yang siap menyalip posisi ChatGPT dalam penggunaan harian.
Namun banyak pakar percaya OpenAI biasanya merilis kejutan fitur baru yang membuat persaingan tetap sulit diprediksi.
Pengguna remaja menjadi kelompok paling menentukan karena mereka paling mudah berpindah aplikasi ketika menemukan pengalaman baru yang lebih menarik.
Pada akhirnya dunia AI kini berada dalam pertarungan terbuka yang memaksa semua perusahaan terus berinovasi tanpa henti. (KT)
Editor : ALengkong