JAGOSATU.COM - Para arkeolog Jerman menemukan sebuah pedang kuno yang luar biasa terawat di dekat kota Bavaria, Nördlingen - pedang ini berusia 3.000 tahun dari Zaman Perunggu.
Pedang ini baru saja ditemukan selama penggalian terbaru, dan keadaannya yang sangat baik serta kerajinan yang halus menarik perhatian para ahli dan penggemar.
Para pejabat dari Kantor Negara Bavaria untuk Pelestarian Monumen menggambarkan pedang ini masih bersinar, sebagai bukti dari keahlian pembuat kuno.
Penemuan langka ini, ditemukan di dalam kuburan bersama dengan sisa-sisa manusia, memberikan informasi tentang kehidupan dan praktik pemakaman zaman dahulu.
Penemuan pedang kuno ini di Nördlingen mengagetkan para arkeolog karena keadaannya yang luar biasa terawat.
Dibuat sepenuhnya dari perunggu, pegangannya berbentuk oktagonal menampilkan ukiran yang elegan, menunjukkan tingkat keterampilan dan keahlian seni yang dimiliki oleh penciptanya.
Meskipun hanya sedikit tanda-tanda pertempuran, para ahli percaya pedang ini dirancang sebagai senjata fungsional, dengan keseimbangannya menunjukkan kesesuaian untuk dipakai sebagai senjata tajam.
Pedang ini ditemukan di dalam sebuah kuburan di situs bekas pemukiman Kelt, bersama dengan sisa-sisa seorang pria, seorang wanita, dan seorang anak laki-laki.
Kelompok pemakaman ini, menyarankan tentang hubungan keluarga yang mungkin, telah menarik minat para arkeolog, meskipun hubungan mereka yang tepat tetap tidak jelas.
Lanjutannya, penelitian yang sedang berlangsung, termasuk pemeriksaan antropologis dan analisis ilmiah, akan memberikan cahaya lebih lanjut tentang asal-usul pedang dan signifikansinya secara budaya.
Seiring para peneliti terus menjelajahi artefak kuno ini, ceritanya akan terungkap, memberikan jendela ke masa lalu yang jauh dan memperkaya pemahaman kita tentang Zaman Perunggu di Jerman. (*)
Editor : Toar Rotulung