"Dampak dari hujan lebat, petir, dan angin kencang termasuk banjir, meluapnya sungai, pohon tumbang, jalan licin, tanah longsor, dan sebagainya," kata Ilham Rosihan Fachturoni, Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan, pada hari Minggu.
Empat kabupaten yang berpotensi mengalami peristiwa tersebut adalah Berau, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Mahakam Ulu. Sementara itu, enam kabupaten/kota lainnya diprakirakan akan mengalami cuaca cerah hingga hujan ringan.
Baca Juga: Korban Longsor Saat Cuci Piring di Garut Masih Belum Ditemukan Setelah Dua Hari Pencarian
Pada Senin, Kabupaten Berau diperkirakan akan mengalami hujan lebat disertai petir pada pukul 20.00 WITA di Kecamatan Kelay dan Segah, sementara Kecamatan Batu Putih dan Biduk-Biduk diperkirakan akan mengalami hujan sedang pada pukul 11.00 WITA.
Di Kabupaten Kutai Barat, pada Senin pukul 20.00 dan 23.00 WITA, diperkirakan akan terjadi hujan lebat disertai petir di Kecamatan Damai, Muara Pahu, Jempang, dan Muara Lawa. Pada Selasa dini hari, diperkirakan akan terjadi hujan ringan hampir di seluruh kecamatan di Kutai Barat.
Sementara itu, di Kabupaten Kutai Kartanegara pada Senin sekitar pukul 23.00 WITA, diperkirakan akan terjadi hujan lebat disertai petir di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Sebulu, Kenohan, Muara Kaman, dan Kecamatan Kota Bangun.
Baca Juga: Empat Pelaku Pemicu Bentrok di Manokwari Ditangkap oleh Polisi
Pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WITA, diperkirakan akan terjadi hujan lebat disertai angin kencang di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sebulu, Muara Kaman, dan Kota Bangun. Sedangkan sebagian besar kecamatan lainnya diperkirakan akan mengalami hujan ringan hingga pukul 05.00 WITA.
Ilham menjelaskan, "Untuk Kabupaten Mahakam Ulu, hujan disertai petir diperkirakan akan terjadi pada Senin pukul 11.00 WITA di Kecamatan Laham, pukul 20.00 WITA di Kecamatan Long Bagun dan Laham, dan pukul 23.00 WITA di Kecamatan Long Bagun." (antara)
Editor : Tesalonika Pontororing