Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Resmi! XL Axiata & Smartfren Jadi XLSmart, Siap Guncang Pasar dengan 82 Juta Pelanggan!

Toar Rotulung • 2025-09-24 18:44:46

XLSmart resmi meluncur dengan 82 juta pelanggan
XLSmart resmi meluncur dengan 82 juta pelanggan
Jagosatu.com - Merger besar antara XL Axiata dan Smartfren akhirnya resmi melahirkan perusahaan telekomunikasi baru bernama XLSmart.

XLSmart kini menjadi salah satu pemain utama di industri telekomunikasi Indonesia dengan gabungan pelanggan yang sangat besar.

Menurut situs resmi XL Axiata, jumlah pelanggan XLSmart saat ini mencapai lebih dari 82,6 juta orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dilansir dari XL Axiata, jumlah BTS (Base Transceiver Station) yang dimiliki XLSmart juga melonjak hingga 209 ribu unit, naik sekitar 28% dibanding tahun sebelumnya.

Dengan jumlah BTS yang besar, kualitas jaringan diharapkan semakin luas dan stabil hingga ke pelosok daerah.

Merger ini bukan hanya sekadar perubahan nama, tapi juga menciptakan peluang baru untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia.

Menurut Evlogia Advisory, nilai merger antara XL Axiata, Smartfren, dan SmartTel mencapai sekitar Rp 104 triliun, menjadikannya salah satu merger terbesar di Asia Tenggara.

Baca Juga: OpenAI Bikin Geger! ChatGPT Go Kini Resmi Hadir di Indonesia

XLSmart hadir dengan tujuan memperluas jangkauan layanan internet cepat, termasuk 4G yang lebih merata dan persiapan menuju 5G.

Istilah 5G sendiri adalah jaringan generasi kelima yang menawarkan kecepatan internet jauh lebih tinggi dibanding 4G.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan merger ini akan menjadi tonggak penting bagi digitalisasi nasional.

Komdigi juga menetapkan syarat kepada XLSmart untuk membangun lebih dari 8.000 site jaringan baru demi memperluas layanan internet.

Menurut Postel, XLSmart wajib mendukung sekolah, rumah sakit, dan kantor pemerintahan dengan layanan digital yang lebih kuat.

Selain itu, pemerintah menegaskan agar tidak ada PHK massal akibat merger ini demi melindungi tenaga kerja.

Dilansir dari Maybank Trade, XL Axiata menegaskan pihaknya tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja dalam waktu dekat.

Meski begitu, akan ada penyesuaian posisi kerja karena integrasi sistem dan penggabungan unit.

Setiap karyawan yang terdampak akan mendapatkan kompensasi dan insentif khusus dari perusahaan.

Hal ini penting agar proses merger berjalan lancar tanpa merugikan pekerja.

XLSmart juga berkomitmen untuk menghadirkan layanan digital yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Pelanggan lama XL Axiata maupun Smartfren akan tetap bisa menikmati layanan tanpa perlu melakukan registrasi ulang.

Menurut XL Axiata, sistem migrasi pelanggan sudah disiapkan dengan aman dan transparan.

Hal ini berarti nomor ponsel lama tetap bisa digunakan tanpa perubahan.

Kehadiran XLSmart juga diperkirakan akan meningkatkan persaingan di pasar telekomunikasi Indonesia.

Dengan pangsa pasar gabungan sekitar 30%, XLSmart siap menantang dominasi operator besar lainnya.

Selain itu, pelanggan bisa berharap adanya inovasi baru seperti paket data murah, kuota besar, dan layanan digital berbasis cloud.

Cloud adalah teknologi penyimpanan data online yang bisa diakses dari mana saja dan kapan saja.

Pemerintah optimis merger ini akan membantu mempercepat transformasi digital nasional.

Apalagi di era sekarang, internet sudah menjadi kebutuhan pokok sehari-hari.

Banyak pihak juga menilai merger ini sebagai langkah strategis menghadapi era teknologi baru.

Dengan dukungan infrastruktur yang kuat, XLSmart punya peluang besar untuk jadi pemimpin di pasar.

Kini masyarakat menunggu gebrakan baru XLSmart di tahun-tahun mendatang.

Transformasi besar ini diharapkan benar-benar membawa manfaat nyata bagi seluruh pelanggan di Indonesia.

vyr

Editor : Toar Rotulung
#XLAxiata #XLSmart #Smartfren #Telekomunikasi #IndonesiaDigital #Merger