Jagosatu.com – Suasana ekonomi Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang nyata.
Menurut laporan Jakarta Daily, indeks kepercayaan konsumen naik tajam pada Oktober 2025.
Peningkatan ini menandakan masyarakat semakin optimis terhadap kondisi ekonomi nasional.
Salah satu faktor pendorongnya adalah berbagai kebijakan stimulus yang digencarkan oleh pemerintahan Prabowo.
Program bantuan tunai, subsidi pangan, dan inisiatif digitalisasi ekonomi menjadi pilar utama peningkatan konsumsi.
Pemerintah juga memperluas program magang dan pelatihan kerja untuk menekan angka pengangguran.
Menurut ekonom Syahganda Nainggolan, langkah-langkah ini membuat daya beli masyarakat kelas menengah naik signifikan.
Selain itu, tingkat inflasi yang terkendali di bawah 3% turut menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Kondisi ini membuat masyarakat lebih berani membelanjakan uangnya, terutama untuk kebutuhan non-pokok.
Data transaksi digital dari Bank Indonesia juga menunjukkan peningkatan transaksi e-commerce hingga 12% dibanding bulan lalu.
Sektor ritel modern, makanan, dan fesyen menjadi penerima manfaat utama dari lonjakan belanja masyarakat.
Pemerintah menyebut efek domino ini akan terus berlanjut menjelang liburan akhir tahun.
Dengan meningkatnya aktivitas konsumsi, pertumbuhan ekonomi kuartal IV diperkirakan bisa menembus 5,3%.
Menurut survei, masyarakat kini merasa lebih aman terhadap kondisi ekonomi dibanding tahun sebelumnya.
Kombinasi antara kebijakan fiskal aktif dan dukungan moneter longgar menjadi kunci utama situasi positif ini.
Investor juga mulai kembali melirik pasar domestik yang dinilai memiliki potensi besar.
Pemerintah berharap momentum ini bisa dijaga hingga tahun depan dengan kebijakan ekonomi yang konsisten.
Namun, pengamat mengingatkan agar pemerintah tetap waspada terhadap potensi gejolak global seperti harga minyak dan perang dagang.
Keseimbangan antara pertumbuhan konsumsi dan daya tahan ekonomi jangka panjang perlu terus dijaga.
Optimisme masyarakat adalah tanda baik, tapi fondasi ekonomi tetap harus diperkuat agar tidak mudah goyah.
Dengan dukungan masyarakat dan kebijakan tepat, Indonesia tampak siap melangkah menuju pemulihan ekonomi yang lebih kuat.
(J)
Editor : ALengkong