Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

7 Kriteria Ketat! Begini Cara Pertamina Pilih UMKM Terbaik di Pertapreneur 2025!

ALengkong • 2025-11-22 12:30:29

Photo
Photo

Jagosatu.com – Pertamina resmi mengumumkan tujuh kriteria penilaian utama untuk memilih UMKM terbaik dalam program Pertapreneur Aggregator 2025.

Program ini adalah ajang besar yang ditujukan untuk membantu UMKM naik kelas dengan pendampingan bisnis yang intensif.

Menurut laporan Antara, tahap seleksi ini menyaring 100 UMKM menjadi hanya 30 semifinalis.

Kriteria pertama adalah kemampuan kolaborasi antar pelaku usaha.

Kolaborasi berarti UMKM harus mampu bekerja bersama usaha lain untuk memperluas pasar.

Kriteria kedua adalah kepemimpinan atau leadership pemilik usaha.

Kriteria ketiga adalah omzet usaha yang menunjukkan kekuatan finansial UMKM.

Menurut Antara, omzet menjadi indikator penting apakah usaha siap berkembang lebih besar.

Kriteria lain adalah strategi pengembangan usaha dalam jangka panjang.

Baca Juga: Korea Borong Perusahaan Sawit Indonesia Rp 14 Triliun, Ada Apa di Baliknya?

Strategi ini termasuk inovasi produk, rencana pemasaran, dan target pertumbuhan.

Produk unggulan menjadi kriteria utama yang membedakan satu UMKM dari yang lain.

Pertamina memastikan produk yang dinilai harus punya kualitas dan daya saing tinggi.

Target pasar juga jadi penilaian penting untuk menentukan apakah produk cocok untuk pasar lokal atau global.

Model bisnis yang kuat jadi kriteria terakhir yang berperan besar dalam menentukan kelayakan UMKM.

Model bisnis menggambarkan cara UMKM menghasilkan uang dan mempertahankan usahanya.

Menurut laporan Antara, tujuh kriteria ini dipilih agar UMKM yang lolos benar-benar siap berkembang.

Setiap UMKM yang terpilih akan mengikuti bootcamp selama satu minggu.

Bootcamp ini berisi pelatihan teknis dan manajerial agar UMKM makin profesional.

Para peserta juga mendapat bimbingan dari mentor yang sudah berpengalaman.

Setelah bootcamp, hanya 10 UMKM yang akan lolos ke babak final pitching.

Pertamina menilai program ini penting untuk memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi Indonesia.

Program ini juga sejalan dengan “Asta Cita” pemerintah untuk mendorong UMKM naik kelas.

Dengan kriteria seleksi yang ketat, UMKM diharapkan bisa berkembang dan masuk ke rantai pasok nasional dan global. (J)

Editor : ALengkong
#Pertamina #Astacita #UMKM #BisnisUMKM #Pertapreneur2025 #EkonomiLokal