Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Isu Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama Indonesia di AFMGM Kedua

Via Ponamon • 2023-08-21 15:54:27
Kepala Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yogi Rahmayanti (kiri) dan Direktur Departemen Internasional Bank Indonesia (BI) Iss Savitri Hafid (kanan).
Kepala Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yogi Rahmayanti (kiri) dan Direktur Departemen Internasional Bank Indonesia (BI) Iss Savitri Hafid (kanan).

JAGOSATU.COM - Indonesia, yang saat ini memegang posisi Ketua ASEAN tahun 2023, telah menyoroti permasalahan ketahanan pangan dalam Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (AFMGM) yang kedua dalam tahun ini.

Kepala Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Indonesia, Yogi Rahmayanti, menjelaskan bahwa upaya ini bertujuan untuk mempertimbangkan isu ketahanan pangan dari perspektif keuangan.

"Tahun ini, Indonesia juga berusaha mendapatkan dukungan dalam ranah keuangan untuk isu ketahanan pangan, yang nantinya akan menjadi bagian dari Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN," kata Yogi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Yogi mengungkapkan bahwa perbincangan awal mengenai isu ketahanan pangan telah dimulai dalam Forum Gabungan tentang Ketahanan Pangan yang diadakan di Yogyakarta pada tanggal 13 Juli.

Forum ini merupakan salah satu bagian dari serangkaian acara AFMGM yang berfokus pada kelompok kerja.

Melalui forum ini dan acara AFMGM lainnya, Indonesia berharap untuk dapat menyusun pedoman mengenai ketahanan pangan yang dapat dijadikan sebagai panduan bagi negara-negara ASEAN.

Dengan demikian, mereka dapat mengantisipasi dan mengatasi masalah ketahanan pangan di negara masing-masing.

Setelah mengadakan forum diskusi mengenai isu ketahanan pangan, Yogi menyatakan langkah berikutnya adalah mencari dukungan keuangan.

"Kami akan mengejar dukungan keuangan ini selanjutnya. Isu pendanaan ketahanan pangan akan dibahas oleh komite lintas sektoral, dan kami akan mencapai kesepakatan terkait hal ini," jelas Yogi.

AFMGM yang kedua ini, yang akan berlangsung mulai dari tanggal 22 Agustus hingga 25 Agustus, merupakan inisiatif Indonesia untuk kembali mengadakan pertemuan antara menteri keuangan dan gubernur bank sentral.

Pertemuan ini bertujuan untuk memantau kemajuan dari target-target yang telah disepakati dalam AFMGM pertama, serta memberikan platform untuk berdiskusi mengenai isu-isu global dan tantangan ekonomi bersama.

Tiga hasil ekonomi utama atau Priority Economic Deliverables (PED) yang menjadi fokus utama dalam AFMGM kedua adalah pemulihan dan pembangunan kembali ekonomi, ekonomi digital, dan keberlanjutan.(antara)

 

Editor : Via Ponamon
#Keketuaan ASEAN 2023 #AFMGM