Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Indonesia Izinkan Amman Mineral Ekspor Tembaga Lagi! Larangan Dicabut, Ekonomi Tambang Bergairah

ALengkong • 2025-10-29 06:00:00

Ilustrasi mobil truk di pertambangan
Ilustrasi mobil truk di pertambangan

Jagosatu.com – Pemerintah Indonesia akhirnya memberi izin baru bagi Amman Mineral International untuk mengekspor konsentrat tembaga.

Keputusan ini menjadi kabar gembira bagi sektor pertambangan nasional yang sempat lesu akibat kebijakan larangan ekspor.

Dilansir dari Reuters, izin ekspor ini diberikan sebagai pengecualian dari larangan yang berlaku sejak pertengahan 2023.

Larangan sebelumnya diberlakukan untuk mendorong pembangunan fasilitas pemurnian atau smelter di dalam negeri.

Namun, keterlambatan proyek smelter membuat stok produksi menumpuk tanpa bisa dijual keluar negeri.

Pemerintah menilai izin khusus ini perlu agar kegiatan tambang tidak berhenti dan tetap mendukung perekonomian nasional.

Amman Mineral adalah salah satu produsen tembaga terbesar di Indonesia setelah Freeport Indonesia.

Baca Juga: TEKANAN BIAYA & GAJI MEMBABI BUTA! Begini Detik-detik Pizza Hut 'KO' di Tengah Krisis Ekonomi Inggris!

Perusahaan ini beroperasi di Nusa Tenggara Barat dan mempekerjakan ribuan tenaga kerja lokal.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan bahwa izin ekspor ini bersifat sementara.

Pemerintah tetap menuntut agar pembangunan smelter Amman di Gresik segera diselesaikan sesuai target.

Menurut laporan, progres pembangunan smelter saat ini sudah mencapai lebih dari 70%.

Menteri ESDM menegaskan bahwa izin ekspor ini hanya berlaku hingga pembangunan smelter selesai total.

Artinya, begitu fasilitas pemurnian siap, semua ekspor wajib dilakukan dalam bentuk produk tembaga olahan.

Keputusan ini juga dinilai strategis untuk menjaga pasokan global di tengah naiknya harga tembaga dunia.

Harga tembaga di pasar internasional naik lebih dari 10% dalam tiga bulan terakhir karena permintaan tinggi dari industri kendaraan listrik.

Kenaikan harga ini memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk menambah cadangan devisa.

Namun, para pengamat mengingatkan agar pemerintah tetap memperhatikan aspek lingkungan tambang.

Produksi besar tanpa kontrol ketat bisa menimbulkan dampak buruk pada ekosistem sekitar.

Pemerintah menjamin bahwa izin ini akan diawasi langsung oleh tim gabungan dari ESDM dan Bea Cukai.

Dengan izin baru ini, sektor pertambangan Indonesia kembali mendapat angin segar untuk menatap 2026.

(J)

Editor : ALengkong
#Tembaga #AmmanMineralInternasional #Pertambangan #EkonomiIndonesia