Jagosatu.com – Indonesia kembali dapat sorotan positif dari International Monetary Fund (IMF) yang menyebut ekonomi RI masih jadi salah satu yang paling stabil di dunia.
IMF menilai Indonesia mampu menjaga fondasi ekonomi tetap kuat meski banyak negara besar sedang menghadapi tekanan berat.
Menurut IMF, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan bertahan di angka sekitar 5 persen pada tahun 2025.
Perkiraan tersebut membuat Indonesia tetap berada di posisi aman dibanding negara lain yang sedang melemah.
IMF menjelaskan bahwa daya beli masyarakat Indonesia masih terjaga dan menjadi penyokong utama ekonomi nasional.
Selain itu, inflasi di Indonesia masih dianggap terkendali sehingga tidak mengganggu aktivitas bisnis dan konsumsi.
IMF juga menyoroti kebijakan fiskal Indonesia yang dinilai cukup hati-hati dalam mengatur pengeluaran negara.
Di sisi lain, Indonesia tetap menghadapi tantangan global seperti perlambatan ekonomi di negara maju.
Baca Juga: Ekonomi Dunia Goyah! Risiko Besar Mengintai di Balik Pasar Saham yang Kelihatannya Tenang
Menurut IMF, risiko terbesar yang bisa mempengaruhi Indonesia adalah ketidakpastian pasar global.
Indonesia juga harus menghadapi dampak dari meningkatnya tensi perdagangan di beberapa kawasan dunia.
Meski begitu, IMF menilai struktur ekonomi Indonesia cukup fleksibel untuk meredam risiko tersebut.
IMF menambahkan bahwa investasi di sektor industri dan teknologi menjadi kunci agar ekonomi Indonesia makin kuat.
Indonesia juga diharapkan mempercepat reformasi birokrasi agar kompetisi usaha makin sehat.
IMF mengingatkan bahwa reformasi dalam skala besar harus tetap dilakukan dengan pengawasan ketat.
Jika tidak diawasi, reformasi yang terlalu cepat bisa menimbulkan risiko pada stabilitas ekonomi.
Indonesia juga perlu menjaga iklim investasi agar tetap menarik untuk perusahaan global.
Menurut IMF, banyak negara besar sedang melambat sehingga Indonesia punya peluang menarik masuk lebih banyak investor.
IMF menilai Indonesia bisa menjadi pusat pertumbuhan baru di kawasan Asia Tenggara.
Peluang itu akan semakin besar jika Indonesia mampu memperkuat sektor digital dan energi terbarukan.
IMF menutup laporan dengan menyebut Indonesia sebagai “bright spot” atau titik cerah di tengah kondisi ekonomi dunia yang bergejolak.
Laporan ini menjadi dorongan kepercayaan bahwa ekonomi Indonesia dapat terus berkembang secara stabil. (J)
Editor : ALengkong