Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Investasi Australia ke Indonesia Meledak 30%! Ekonomi RI Diprediksi Makin Ngebut 2026?

ALengkong • 2025-11-22 12:28:09

Photo
Photo

Jagosatu.com – Investasi asing dari Australia ke Indonesia dilaporkan naik 30 persen sejak perjanjian IA-CEPA mulai berjalan penuh.

Kenaikan besar ini disebut terjadi karena proyek ekonomi kedua negara makin mudah dijalankan.

Menurut laporan DetikFinance, kenaikan investasi ini sudah terlihat sejak 2024 dan makin kuat pada 2025.

IA-CEPA adalah perjanjian ekonomi Indonesia–Australia yang membuka lebih banyak peluang bisnis di berbagai sektor.

Perjanjian ini membuat arus barang, modal, dan tenaga ahli antara dua negara menjadi lebih cepat.

Sektor pertanian dan pangan jadi yang paling banyak menarik minat investor Australia.

Menurut laporan DetikFinance, nilai kerja sama bisnis kedua negara mencapai sekitar AUD 35 miliar atau setara Rp 381,5 triliun.

Baca Juga: IMF Puji Indonesia: Ekonomi Tetap Stabil Saat Dunia Goyang, Kok Bisa?

Peningkatan ini membuat banyak perusahaan Australia mulai masuk ke industri strategis Indonesia.

Beberapa universitas dan lembaga riset Australia juga membuka peluang kolaborasi dengan sektor industri Indonesia.

Kenaikan investasi 30 persen disebut menjadi bukti bahwa Indonesia makin dipercaya sebagai pasar penting di Asia.

Hubungan bisnis kedua negara juga diperkuat lewat berbagai program pelatihan dan pertukaran ahli.

Menurut laporan media Australia, investor menilai Indonesia punya prospek pertumbuhan yang stabil.

Sektor energi baru, peternakan, dan teknologi menjadi fokus investasi berikutnya.

Kawasan Indonesia Timur disebut berpotensi jadi lokasi ekspansi perusahaan Australia.

Konsumen Indonesia yang terus bertambah juga jadi alasan perusahaan Australia ingin memperluas pasar.

Pemerintah Indonesia menyambut baik lonjakan investasi ini sebagai peluang membuka lapangan kerja baru.

Menurut laporan resmi, beberapa perusahaan Australia sudah mulai membangun fasilitas produksi di Indonesia.

Kementerian Perdagangan menilai kerja sama melalui IA-CEPA harus dimaksimalkan karena manfaatnya besar.

Dengan meningkatnya investasi, pemerintah berharap ekonomi nasional lebih kuat pada 2026.

Pengamat ekonomi menilai kolaborasi Indonesia–Australia akan jadi contoh kerja sama modern di kawasan Asia-Pasifik.

Jika tren investasi terus meningkat, hubungan dagang kedua negara diprediksi makin strategis ke depan.

Kenaikan 30 persen ini dianggap sebagai salah satu pencapaian ekonomi terbesar dalam hubungan RI–Australia dalam 5 tahun terakhir. (J)

Editor : ALengkong
#AustraliaIndonesia #Investasi #BisnisGlobal #Ekonomi2025 #IACEPA #PertumbuhanEkonomi