Keputusan ini diumumkan melalui media sosial X oleh organisasi ZETA DIVISION, yang juga mengonfirmasi bahwa Laz akan tetap bersama tim, namun beralih ke peran baru sebagai content creator.
Perjalanan Karier yang Menginspirasi
Laz, yang dikenal luas sebagai legenda dalam dunia esports Jepang, pertama kali terjun ke dunia kompetitif pada tahun 2015 melalui permainan Counter-Strike: Global Offensive bersama tim Absolute JUPITER.
Pada tahun 2020, ia beralih ke VALORANT bersama tim yang sama, yang kemudian dikenal sebagai ZETA DIVISION. Laz dengan cepat naik ke puncak sebagai pemain VALORANT terbaik di Jepang, membawa timnya meraih gelar First Strike Japan dan sejumlah kemenangan lainnya.
Perjalanan ZETA DIVISION mencapai puncaknya pada turnamen Masters Reykjavík 2022, di mana mereka berhasil meraih posisi ketiga setelah menaklukkan beberapa tim terkuat dunia, seperti Fnatic, Ninjas in Pyjamas, Team Liquid, DRX, dan Paper Rex.
Ini merupakan pencapaian tertinggi bagi tim Asia di turnamen internasional VALORANT pada saat itu.
Pensiun Setelah Perjalanan yang Mengagumkan
Meski sukses di berbagai turnamen, tahun-tahun terakhir tidak begitu baik bagi ZETA DIVISION.
Pada 2023, mereka gagal tampil impresif di kompetisi internasional, termasuk di Masters Copenhagen dan VALORANT Champions 2023. Setelah dua tahun yang mengecewakan, Laz memutuskan untuk pensiun dari kompetisi profesional.
"Meskipun saya mencoba fokus sepenuhnya pada VALORANT, sepanjang musim ini saya merasa semakin sulit secara fisik untuk mempertahankannya," ungkap Laz dalam pernyataannya.
Namun, keputusan Laz untuk pensiun bukan berarti ia akan benar-benar meninggalkan skena esports.
Sebagai content creator, Laz berharap tetap bisa berkontribusi pada ekosistem VALORANT.
“Saya masih ingin berkontribusi dalam skena kompetitif, tetapi dengan cara yang berbeda.
Saya akan senang jika kalian bisa mendukung skena VALORANT Esports bersama saya,” kata Laz.
Kenangan Terakhir yang Tak Terlupakan
Turnamen terakhir Laz adalah VCT Pacific 2024, di mana ia mencatatkan rating tertinggi di tim dengan angka 1.06, meskipun ZETA DIVISION hanya mampu finis di peringkat kedelapan.
Pertandingan terakhirnya melawan Paper Rex meninggalkan kenangan tersendiri. "Saya berpikir, 'Ini mungkin pertandingan terakhir saya' sambil bermain.
Dan lawan terakhir saya adalah Paper Rex. Jujur saja, selalu menyenangkan menghadapi Paper Rex.
Saya senang mereka menjadi lawan terakhir saya," kata Laz mengenang.
Melanjutkan Peran Baru di Dunia Konten
Dengan berakhirnya VCT 2024, Laz kini memulai babak baru sebagai content creator untuk ZETA DIVISION.
Para penggemar dapat terus mengikuti perjalanan kariernya di berbagai platform streaming.
Meski telah pensiun dari panggung kompetitif, kontribusi Laz dalam skena VALORANT akan terus dikenang sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Jepang.
(jsalainti)