Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Lenovo Legion Go S vs. Steam Deck OLED: Persaingan Harga Semakin Ketat

Toar Rotulung • 2025-04-04 10:35:22
Lenovo Legion Go S
Lenovo Legion Go S

JagoSatu.com - Para pemerhati teknologi gaming mungkin masih mengingat kemunculan PC genggam Lenovo Legion Go S yang menggunakan sistem operasi SteamOS pada ajang CES 2025. Perangkat ini sempat menarik perhatian dengan perkiraan harga awal yang cukup kompetitif, yaitu $499,99 (sekitar Rp8,2 juta). Namun, informasi terbaru mengenai harga perangkat ini menunjukkan adanya perubahan.

Ketika Lenovo Legion Go S mulai tersedia untuk pre-order di Best Buy, harga yang tertera adalah $549,99 (sekitar Rp9 juta), dengan tanggal rilis yang dijadwalkan pada 25 Mei. Kenaikan harga sebesar $50 ini kemudian dikonfirmasi oleh direktur komunikasi Lenovo, Jeff Witt, kepada The Verge sebagai harga resmi untuk model dasar perangkat tersebut. Perubahan harga ini tentu saja menimbulkan pertanyaan dan spekulasi di kalangan calon konsumen.

Sebelumnya, sebagaimana diungkapkan oleh Sean Hollister dari The Verge, harga $499,99 dipandang ideal untuk memposisikan Legion Go S sebagai "pesaing Steam Deck sejati, yang terjepit rapi di antara harga LCD Valve seharga $399 (sekitar Rp6.6 juta) dan model OLED seharga $549." Namun, dengan harga yang kini setara dengan Steam Deck OLED, daya tarik perangkat ini menjadi perlu dipertimbangkan kembali.

Meskipun Lenovo Legion Go S memiliki beberapa keunggulan dibandingkan Steam Deck, seperti joystick efek Hall, layar 8 inci yang lebih besar dengan kecepatan refresh variabel, serta desain yang ergonomis, performa chip Ryzen Z2 Go yang diusungnya dinilai belum mampu melampaui Steam Deck. Bahkan, pengujian yang dilakukan oleh The Verge terhadap model berbasis Windows menunjukkan bahwa Steam Deck memiliki kinerja yang lebih baik. Penggunaan SteamOS diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan, namun belum dapat dipastikan apakah hal ini akan berdampak signifikan pada peningkatan performa chip.

Kenaikan harga sebesar $50 ini berpotensi mengurangi antusiasme terhadap kehadiran perangkat genggam SteamOS pihak ketiga yang pertama ini. Apalagi, dengan harga yang sama, beberapa pihak menilai bahwa Legion Go S memiliki sejumlah kekurangan dibandingkan Steam Deck OLED, seperti kualitas layar yang dianggap kurang baik, performa dan daya tahan baterai yang lebih rendah, tingkat kemudahan perbaikan yang terbatas, serta belum adanya ekosistem aksesori yang memadai.

Menariknya, Valve tidak hanya membatasi penggunaan SteamOS pada perangkat mereka sendiri. Pierre-Loup Griffais, salah satu desainer utama SteamOS dan Steam Deck, menyampaikan kepada The Verge di CES 2025 bahwa dukungan SteamOS untuk Asus ROG Ally sedang dalam tahap pengembangan dan versi beta-nya diperkirakan akan "dikirim setelah Maret nanti." Hal ini menunjukkan bahwa Lenovo tidak akan menjadi satu-satunya pemain pihak ketiga di pasar perangkat genggam SteamOS dalam waktu yang lama.

Terlepas dari alasan pasti di balik kenaikan harga ini, yang mungkin juga dipengaruhi oleh isu tarif sebagaimana sempat disinggung dalam kolom komentar artikel, perubahan harga ini menjadikan Lenovo Legion Go S sebagai alternatif yang lebih sulit untuk direkomendasikan dibandingkan dengan jajaran produk Steam Deck yang telah mapan. Bagaimana pendapat Anda mengenai kenaikan harga Lenovo Legion Go S ini? (tmtiwow)

Editor : Toar Rotulung
#Genggam #perangkat #CES 2025 #Lenovo Legion Go S #SteamOS #PC #perubahan #gaming #kompetitif #Teknologi #sistem operasi