Jagosatu.com - Riot Games kembali mengguncang dunia League of Legends dengan merilis champion ke-171 mereka, Yunara, sang "Devoted Shrine Maiden". Kali ini, para pecinta ADC (attack damage carry) mendapat hadiah spesial berupa marksman murni yang mengandalkan tempo, presisi, dan keputusan tajam di tengah team fight.
Yunara pertama kali muncul secara misterius dalam trailer sinematik Spirit Blossom: Beyond, penanda paruh kedua musim 2025. Dalam cuplikan tersebut, Xin Zhao melihat sosok Yunara di antara batas dunia nyata dan roh—sebuah penegasan bahwa champion ini punya cerita dan kekuatan spiritual yang kental.
Kit Yunara: Kombinasi Tempo, Mekanik, dan Transformasi Ultimat
Yunara adalah ADC yang menantang para pemain untuk konsisten dalam basic attack, menjaga ritme permainan agar potensi penuhnya bisa diaktifkan.
Q – Stacking Auto Attack Splash
Setelah delapan kali basic attack secara beruntun (tanpa jeda terlalu lama), Yunara bisa mengaktifkan Q yang membuat setiap serangannya memberikan splash damage, mirip seperti ultimate-nya Twitch. Kombo ini makin gila bila dikombinasikan dengan item seperti Runaan's Hurricane.
W – Skillshot Lingkaran Pertama di League
Meski terlihat “bulat”, skill ini sebenarnya adalah straight-line skillshot yang memutar saat mengenai musuh, kemudian terus menembus dan memberikan sedikit splash damage di belakangnya.
E – Mini Ghost + Vayne Passive
Memberi movement speed ke arah musuh, menjadikan E sebagai alat engage atau reposition.
Ultimate – Transcendence Mode Selama 15 Detik
Semua skill berubah bentuk!
-
Q langsung aktif tanpa perlu stack.
-
W jadi beam lurus besar seperti ulti Aurelion Sol versi lama.
-
E jadi dash singkat, bukan buff kecepatan.
Yunara: Bukan ADC Sembarangan
Berdasarkan impresi dari uji coba langsung di Riot Arena Berlin, Yunara terasa seperti versi lebih strategis dari Zeri. Ia tak terlalu kuat di lane awal dan membutuhkan waktu untuk berkembang. Ia bukan lane bully, dan sangat bergantung pada angka damage akhir serta momen ulti clutch untuk bersinar.
Yunara menguji kesabaran dan keakuratan. Ia bukan marksman yang bisa asal spam skill. Salah timing, dan dia bisa jadi mangsa empuk, terutama saat masuk terlalu dalam tanpa cukup damage terutama kalau berhadapan dengan champion seperti Darius.
Spirit Blossom dan Kekuatan Gelap di Balik Shrine
Dalam narasi resmi, Yunara menjaga sebuah kuil kuno yang menyegel senjata Darkin kuat. Meski belum dijelaskan siapa Darkin tersebut, spekulasi menyebut ini bisa mengarah ke ancaman yang lebih besar daripada Naafiri.
Dari latar dan desainnya, Yunara tampak seperti bagian dari sesuatu yang lebih besar di dunia Runeterra. Apakah ia akan membuka jalan untuk kisah baru antara roh dan manusia? Atau justru jadi pemicu munculnya kekuatan kuno?
Untuk Siapa Yunara Cocok?
-
Pemain ADC yang suka tempo cepat dan presisi
-
Fans on-hit build seperti Guinsoo’s, Runaan’s, Wit's End
-
Bukan buat kamu yang suka ADC dengan escape instan ala Ezreal
-
Kurang cocok bagi yang ingin main “santai” di bot lane
Yunara akan segera hadir di Summoner’s Rift! Siapkah kamu menjaga tempo, menjaga jarak, dan menghancurkan lawan di waktu yang tepat?
Editor : ALengkong