Jagosatu.com - Quantic Dream, studio pengembang besar yang terkenal dengan game seperti Heavy Rain dan Detroit: Become Human, mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan terpengaruh oleh gelombang layoff yang melanda NetEase Games pada Februari 2025.
NetEase Games, perusahaan induk asal Tiongkok, diketahui tengah melakukan pemotongan besar-besaran terhadap tim-tim pengembangannya, dimulai dari studio Marvel Rivals di Amerika Serikat.
Selain itu, beberapa studio yang dibeli oleh NetEase Games juga terpaksa menghadapi pengurangan pengeluaran dalam rangka efisiensi operasional.
NetEase Games kini berfokus pada pengembangan Marvel Rivals, yang tim utamanya berada di Tiongkok, dengan tujuan memperkuat posisinya di pasar global.
Namun, Quantic Dream, studio yang diakuisisi NetEase pada tahun 2022, tetap melaju tanpa terpengaruh oleh kebijakan pengurangan biaya tersebut.
Paul Ehreth, mantan desainer utama Control yang kini menjabat sebagai CEO Quantic Dream, menegaskan bahwa studio mereka tidak akan mengalami penutupan.
Ehreth juga menyampaikan bahwa studio mereka tidak terlibat dalam gelombang pemotongan atau penutupan yang baru-baru ini terjadi pada beberapa studio NetEase Games.
Dalam pernyataan resmi, Ehreth menambahkan bahwa semua studio dan proyek di bawah Quantic Dream terus menjalani evaluasi dan peninjauan yang berkesinambungan.
Meskipun ada perubahan besar dalam struktur beberapa studio NetEase, Ehreth memastikan bahwa Quantic Dream tidak akan goyah dalam rencana ekspansi global mereka.
Pada hari Senin, studio Quantic Dream merilis pernyataan yang mengonfirmasi bahwa mereka tetap "melaju dengan kecepatan penuh" dalam mengembangkan game debut mereka.
Pernyataan yang dikeluarkan juga menekankan bahwa Quantic Dream tidak terpengaruh oleh pemutusan hubungan kerja atau penutupan studio yang terjadi di grup NetEase Games.
Sementara itu, Guillaume de Fondaumière, CEO Quantic Dream yang juga memimpin pengembangan game Detroit: Become Human, ikut memberikan dukungan terhadap rekan-rekan yang terkena dampak.
De Fondaumière menyampaikan rasa empati terhadap mereka yang terkena PHK dan penutupan studio, berharap agar mereka segera menemukan peluang baru.
Sebagai bagian dari pernyataan tersebut, de Fondaumière menegaskan bahwa studio mereka di Paris dan Montreal tetap beroperasi dengan normal.
Dia juga menambahkan bahwa Quantic Dream terus mengembangkan proyek-proyek mereka, dengan beberapa posisi terbuka yang tersedia di kedua lokasi tersebut.
De Fondaumière dan rekan-rekannya di Quantic Dream mengucapkan terima kasih kepada para penggemar yang telah menunjukkan dukungan mereka dalam beberapa hari terakhir.
Meskipun ada perubahan besar di grup NetEase, Quantic Dream tetap mempertahankan rencana pengembangan mereka dengan penuh keyakinan.
Studio ini memastikan bahwa keberadaan mereka di Paris dan Montreal tidak akan terganggu oleh kebijakan pengurangan biaya yang dilakukan oleh induk mereka.
Para penggemar dan karyawan Quantic Dream pun dapat merasa tenang, karena studio ini tidak hanya aman, tetapi juga berkembang dengan cepat.
Kendati begitu, Quantic Dream tetap menyampaikan rasa empati dan dukungannya kepada mereka yang terkena dampak perubahan di NetEase.
Dengan semangat optimis, Quantic Dream melanjutkan pengembangan game-game mereka, memastikan bahwa masa depan studio tetap cerah dan penuh peluang. (samt)
Editor : ALengkong