Jagosatu.com - Industri game Indonesia semakin mencuri perhatian investor internasional.
Menurut Sandiaga Uno, investor asal Arab Saudi siap mengucurkan dana sebesar Rp1,3 triliun untuk pengembangan game lokal.
Kesepakatan ini terjalin saat delegasi Indonesia hadir di Tokyo Game Show 2024.
Kabarnya, dana ini dibidik untuk game-game lokal yang punya potensi internasional.
Dilansir dari Bali Express, lewat IGDX sejak 2021, investor global telah menanam dana mencapai US$25 juta (~Rp375 miliar).
Pendanaan semacam ini sangat dibutuhkan oleh developer lokal yang selama ini mengandalkan crowdfunding atau dana pribadi.
Gamer di Indonesia makin semangat karena ide kreatif mereka mulai dilirik serius.
Beberapa game lokal yang punya reputasi global antara lain Coffee Talk dan A Space for the Unbound.
Coffee Talk adalah game naratif karya Toge Productions yang sukses di platform seperti Steam.
A Space for the Unbound oleh Mojiken Studio sempat masuk nominasi Game for Impact di The Game Awards.
Game MOBA Lokapala juga mulai masuk esports nasional seperti Piala Presiden Esports.
Sedangkan Wardeka digunakan sebagai platform promosi pariwisata di Sulawesi Utara, menurut Radar Papua.
Gabungan dari investasi asing, pemerintah, dan investor lokal ikut memperkuat ekosistem.
Pemerintah juga menyediakan Indonesia Game Fund hingga Rp600 miliar per tahun, dilansir dari Bisnis.com.
Inisiatif tersebut mencerminkan visi untuk membuat game lokal jadi komoditas digital kuat.
Dengan model gratis-untuk-dimainkan (free-to-play), game lokal makin punya peluang besar.
Jika semua pihak konsisten, Indonesia bisa jadi kekuatan game Asia Tenggara.
Tentu tantangan seperti SDM, ekosistem, dan infrastruktur masih harus dijawab.
Semoga Rp1,3 triliun dari Arab Saudi benar terealisasi dan berkesinambungan. (KT)
Editor : ALengkong