Jagosatu.com – Turnamen Mid-Season Invitational (MSI) 2025 menjadi ajang paling ramai sepanjang sejarah kompetitif League of Legends.
Format baru bernama Fearless Draft membuat jalannya pertandingan lebih menarik dan tidak monoton.
Fearless Draft adalah sistem di mana champion yang sudah dipilih di game sebelumnya tidak bisa digunakan lagi di game selanjutnya.
Artinya, setiap game dalam satu seri pasti menampilkan champion berbeda.
Menurut Esports Insider, sebanyak 109 champion berbeda digunakan dalam 80 pertandingan selama MSI 2025.
Angka tersebut adalah rekor tertinggi sepanjang sejarah turnamen MSI.
Baca Juga: Nama Team Aryan di PMWC 2025 Picu Kontroversi, Netizen Dunia Esports Geram!
Hal ini membuat strategi tim lebih kreatif dan tidak bergantung pada satu champion saja.
Banyak penonton merasa permainan jadi lebih seru karena variasi champion dan playstyle yang berubah-ubah.
Salah satu pertandingan paling ikonik terjadi saat T1 berhasil mengalahkan G2 dengan pilihan champion yang tidak biasa.
Penonton pun membludak, dengan jumlah penonton puncak meningkat 21% dibanding MSI 2024, dilansir dari Esports Insider.
Komunitas League of Legends menyambut positif perubahan ini dan berharap sistem ini terus digunakan hingga Worlds 2025.
Sementara itu, Riot Games juga resmi meluncurkan Patch 25.14 yang membawa banyak perubahan penting.
Patch ini hadir hanya beberapa hari setelah MSI 2025 berakhir, menandai babak baru dalam meta permainan.
Beberapa champion seperti Irelia, Azir, dan Smolder mendapatkan penyesuaian besar.
Menurut Esports Insider, Patch 25.14 adalah pembaruan besar pertama setelah MSI dan diprediksi mengubah cara main para pro player.
Perubahan item dan rune juga terjadi, termasuk Nerf terhadap item Duskblade dan Buff untuk item Nashor's Tooth.
Pemain kasual dan kompetitif diminta untuk mulai beradaptasi dengan patch ini jika ingin tetap kompetitif.
Banyak analis mengatakan bahwa Patch ini menjadi penentu gaya main yang akan dominan di Worlds 2025 nanti.
Dampak MSI dan patch terbaru ini menunjukkan bagaimana Riot ingin menyegarkan suasana dan menarik penonton baru.
Dengan meta yang lebih dinamis, pertandingan League of Legends kini terasa lebih hidup dan sulit ditebak.
(J)
Editor : ALengkong