Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Pertanian Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Berani Coba? 15 Kuliner Ekstrem Indonesia yang Bikin Merinding tapi Nagih!

ALengkong • Rabu, 17 September 2025 | 07:46 WIB

Jagosatu.com

Dari paniki sampai ulat sagu, kuliner ekstrem Indonesia siap uji nyali sekaligus rasa penasaranmu!
Dari paniki sampai ulat sagu, kuliner ekstrem Indonesia siap uji nyali sekaligus rasa penasaranmu!

Indonesia dikenal punya beragam makanan unik, termasuk kuliner ekstrem yang bikin penasaran.

Kuliner ekstrem adalah makanan yang memakai bahan tidak biasa, bahkan terkesan menantang.

Bagi sebagian orang, makanan ini dianggap menyeramkan, tapi justru jadi daya tarik wisata.

Salah satunya adalah paniki, kuliner khas Minahasa yang berbahan dasar daging kelelawar.

Paniki biasanya dimasak dengan santan dan bumbu rica, rasanya gurih sekaligus pedas.

Ada juga sate ular kobra yang populer di Jakarta dan Yogyakarta dengan olahan sate hingga tongseng.

Menurut Liputan6 – bagian tubuh ular seperti darah dan empedu kadang dikonsumsi langsung.

Di Jawa Timur dan Sulawesi Utara ada rica-rica biawak yang dimasak dengan cabai melimpah.

Banyak orang percaya daging biawak punya manfaat kesehatan tertentu, meski terasa eksotis.

Kuliner dari Papua dan Maluku yang ekstrem adalah ulat sagu, bisa dimakan mentah atau digoreng.

Ulat sagu dikenal kaya protein dan jadi camilan populer di beberapa daerah timur Indonesia.

Di Jawa Timur, ada menu botok tawon yang dibuat dari sarang lebah berisi larva tawon.

Botok tawon dibungkus daun pisang lalu dikukus dengan bumbu tradisional.

Tak kalah terkenal, belalang goreng dari Gunung Kidul jadi camilan gurih dan renyah.

Menurut Liputan6 – belalang goreng dipercaya mengandung protein tinggi yang baik untuk tubuh.

Ada pula kuliner unik sate ulat bulu dari Purworejo yang menggunakan ulat pohon turi.

Ulat bulu biasanya diolah dengan cara digoreng atau disate sebelum disantap.

Di Yogyakarta, ada rempeyek laron yang memakai serangga laron dalam adonan rempeyek.

Rasanya gurih dan renyah, cocok untuk camilan teman nasi atau sekadar kudapan.

Kuliner lain yang ekstrem adalah torpedo kambing, yaitu bagian testis kambing yang dimasak dengan rempah.

Selain itu, ada makanan tradisional bernama saren, yaitu darah hewan yang dibekukan dan diolah jadi sate.

Di Bali ada lawar merah, yaitu campuran daging babi dan darah segar sebagai bahan utama.

Makanan ekstrem ini memang bukan untuk semua orang, tapi selalu bikin penasaran wisatawan.

(m)

Editor : ALengkong
#MakananUnik #Foodies #TradisiNusantara #IndonesiaKuliner #WisataKuliner #KulinerEkstrem