JAGOSATU.COM - Schlumbergera truncata, dikenal pula sebagai bunga wijaya kusuma merah dalam bahasa Latin, memikat perhatian dengan kecantikannya yang sangat identik dengan perayaan Natal.
Disebut sebagai Christmas cactus, tanaman ini menampilkan kombinasi warna hijau dan merah yang khas.
Menariknya, perawatannya tidak jauh berbeda dengan perawatan kaktus pada umumnya.
Menurut Valentia Christina, seorang penjual tanaman di Surabaya, bunga wijaya kusuma merah dapat diperoleh dengan harga terjangkau, berkisar antara Rp 35 ribu hingga Rp 60 ribu untuk ukuran kecil dan sedang.
Ukuran dewasa biasanya dibanderol dengan harga Rp 70 ribu hingga Rp 100 ribu.
Harganya yang bervariasi seringkali dipengaruhi oleh kerimbunan dan kecantikan bunga tersebut, semakin rimbun, semakin mahal.
Salah satu hal menarik yang ditawarkan penjual adalah wijaya kusuma yang sudah memiliki kuncup, memungkinkan pembeli untuk menikmati keindahan bunga merah setelah beberapa hari menanti proses mekarnya.
Valentia menekankan bahwa tantangan dalam merawat tanaman ini justru dapat memicu munculnya kuncup bunga yang diinginkan.
Pemilihan pupuk yang tepat menjadi kunci penting dalam merawat bunga wijaya kusuma merah.
Valentia merekomendasikan penggunaan pupuk daun untuk tanaman yang masih muda, dengan tujuan merangsang pertumbuhan daun sebanyak-banyaknya agar bunganya juga dapat tumbuh subur.
Pemotongan daun secara teratur juga menjadi praktik yang dianjurkan untuk memicu pertumbuhan cabang baru dan potensi kuncup bunga baru.
Seiring dengan pertumbuhan tanaman, penggunaan pupuk bunga dapat menggantikan pupuk daun, dengan frekuensi pemberian sekitar sekali tiap 1–2 minggu.
Valentia menegaskan bahwa penyiraman tidak perlu terlalu sering, cukup dilakukan 2–3 kali seminggu.
Selain itu, ia menyarankan agar tanaman ini tidak terlalu terpapar matahari terik, dengan menjemurnya pada pagi dan sore hari saja untuk menjaga kondisi kesehatan tanaman.
Bunga wijaya kusuma merah ternyata juga memiliki preferensi terhadap pencahayaan, lebih suka mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun.
Meskipun cocok sebagai hadiah Natal, sayangnya, popularitasnya masih kalah dengan kastuba.
Valentia menjelaskan perbedaan kunci antara keduanya, di mana bunga wijaya kusuma merah menawarkan kelestarian yang lebih tinggi dibandingkan dengan kastuba yang mengalami perubahan warna setelah mekar. (jpg)
TIPS PERAWATAN BUNGA WIJAYA KUSUMA MERAH
- Gunakan pupuk daun dan pupuk bunga sesuai takaran dan usia tanaman.
- Letakkan tanaman di luar ruangan, tapi dengan paparan sinar matahari parsial.
- Frekuensi penyiraman cukup 2–3 kali per minggu.
- Rutin bersihkan daun dari debu agar proses fotosintesis tetap optimal.
- Pemotongan daun bisa memicu munculnya cabang baru sehingga kuncup bunga baru ikut muncul.