Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Hadiah Natal Unik, Schlumbergera Truncata, Perawatannya Sepraktis Kaktus!

Tina Mamangkey • 2023-12-25 10:25:58
CANTIK: Bunga wijaya kusuma merah apik sebagai hantaran Natal untuk kolega. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
CANTIK: Bunga wijaya kusuma merah apik sebagai hantaran Natal untuk kolega. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)

JAGOSATU.COM - Schlumbergera truncata, dikenal pula sebagai bunga wijaya kusuma merah dalam bahasa Latin, memikat perhatian dengan kecantikannya yang sangat identik dengan perayaan Natal.

Disebut sebagai Christmas cactus, tanaman ini menampilkan kombinasi warna hijau dan merah yang khas.

Menariknya, perawatannya tidak jauh berbeda dengan perawatan kaktus pada umumnya.

Menurut Valentia Christina, seorang penjual tanaman di Surabaya, bunga wijaya kusuma merah dapat diperoleh dengan harga terjangkau, berkisar antara Rp 35 ribu hingga Rp 60 ribu untuk ukuran kecil dan sedang.

Ukuran dewasa biasanya dibanderol dengan harga Rp 70 ribu hingga Rp 100 ribu.

Harganya yang bervariasi seringkali dipengaruhi oleh kerimbunan dan kecantikan bunga tersebut, semakin rimbun, semakin mahal.

Salah satu hal menarik yang ditawarkan penjual adalah wijaya kusuma yang sudah memiliki kuncup, memungkinkan pembeli untuk menikmati keindahan bunga merah setelah beberapa hari menanti proses mekarnya.

Valentia menekankan bahwa tantangan dalam merawat tanaman ini justru dapat memicu munculnya kuncup bunga yang diinginkan.

PERAWATAN MUDAH: Valentia memotong daun dan menyiram bunga wijaya kusuma merah. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
PERAWATAN MUDAH: Valentia memotong daun dan menyiram bunga wijaya kusuma merah. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)

Pemilihan pupuk yang tepat menjadi kunci penting dalam merawat bunga wijaya kusuma merah.

Valentia merekomendasikan penggunaan pupuk daun untuk tanaman yang masih muda, dengan tujuan merangsang pertumbuhan daun sebanyak-banyaknya agar bunganya juga dapat tumbuh subur.

Pemotongan daun secara teratur juga menjadi praktik yang dianjurkan untuk memicu pertumbuhan cabang baru dan potensi kuncup bunga baru.

Seiring dengan pertumbuhan tanaman, penggunaan pupuk bunga dapat menggantikan pupuk daun, dengan frekuensi pemberian sekitar sekali tiap 1–2 minggu.

Valentia menegaskan bahwa penyiraman tidak perlu terlalu sering, cukup dilakukan 2–3 kali seminggu.

Selain itu, ia menyarankan agar tanaman ini tidak terlalu terpapar matahari terik, dengan menjemurnya pada pagi dan sore hari saja untuk menjaga kondisi kesehatan tanaman.

Bunga wijaya kusuma merah ternyata juga memiliki preferensi terhadap pencahayaan, lebih suka mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun.

Meskipun cocok sebagai hadiah Natal, sayangnya, popularitasnya masih kalah dengan kastuba.

Valentia menjelaskan perbedaan kunci antara keduanya, di mana bunga wijaya kusuma merah menawarkan kelestarian yang lebih tinggi dibandingkan dengan kastuba yang mengalami perubahan warna setelah mekar. (jpg)

TIPS PERAWATAN BUNGA WIJAYA KUSUMA MERAH

Editor : Tina Mamangkey
#bunga wijaya kusuma #gardening #hadiah natal #kaktus #Schlumbergera truncata