Jagosatu.com
Gelombang aksi demo yang terjadi di beberapa kota besar Indonesia ternyata ikut membuat wisatawan mancanegara (wisman) merasa waspada.
Situasi yang penuh keramaian dan potensi gangguan keamanan seringkali menjadi hal yang tidak terduga bagi turis asing.
Untuk mengantisipasi hal ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) merilis kontak darurat yang bisa dihubungi 24 jam.
Menurut Kemenparekraf, nomor darurat ini bertujuan memberikan rasa aman bagi wisatawan selama beraktivitas di Indonesia.
Dilansir dari Liputan6, langkah cepat ini diambil setelah meningkatnya kekhawatiran wisatawan terkait keamanan saat demo berlangsung.
Nomor hotline yang disediakan akan langsung menghubungkan wisatawan dengan petugas resmi yang siap memberi arahan.
Hal ini penting karena banyak turis yang tidak menguasai bahasa Indonesia dan bingung mencari informasi saat terjadi kericuhan.
Kontak darurat ini juga menjadi penghubung bagi wisatawan yang membutuhkan akses cepat ke rumah sakit, kantor polisi, atau pihak hotel.
Menurut Kemenparekraf, wisatawan diimbau tetap tenang dan tidak panik saat melihat aksi unjuk rasa di jalan.
Petugas hotline akan memberikan panduan lokasi aman, jalur alternatif, dan tips keselamatan selama berada di wilayah rawan demo.
Kemenparekraf juga bekerja sama dengan pihak kepolisian dan pemerintah daerah untuk memastikan keamanan wisatawan tetap terjaga.
Dengan adanya hotline ini, turis diharapkan bisa tetap melanjutkan agenda wisata tanpa rasa khawatir berlebihan.
Aksi demo memang sering kali membawa dampak pada transportasi, termasuk penutupan jalan dan keterlambatan akses menuju destinasi wisata.
Wisatawan asing biasanya tidak mengetahui jalur alternatif, sehingga nomor darurat ini bisa menjadi solusi tepat.
Langkah Kemenparekraf mendapat sambutan positif dari pelaku industri pariwisata seperti agen perjalanan dan pengelola hotel.
Mereka menilai hotline darurat bisa membantu meyakinkan wisatawan bahwa Indonesia adalah destinasi yang aman untuk dikunjungi.
Selain itu, kontak darurat ini juga menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberikan perlindungan pada tamu mancanegara.
Indonesia sendiri sedang berusaha keras memulihkan sektor pariwisata setelah terpukul pandemi COVID-19.
Dengan kondisi politik dan sosial yang dinamis, kenyamanan serta keamanan wisatawan menjadi prioritas utama.
Keberadaan hotline 24 jam ini diharapkan bisa meningkatkan citra positif Indonesia di mata dunia sebagai negara ramah turis.
(m)
Editor : ALengkong