Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Selandia Baru Merespons Positif Keputusan IAEA tentang Pembuangan Air Fukushima

Alfianne Lumantow • 2023-07-10 14:01:53
Foto yang menunjukkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi dilihat dari Futabacho, Futabagun, Prefektur Fukushima, Jepang.
Foto yang menunjukkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi dilihat dari Futabacho, Futabagun, Prefektur Fukushima, Jepang.

JAGOSATU.COM - Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Nanaia Mahuta, menyatakan bahwa pemerintahnya mempercayai keputusan yang diambil oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terkait rencana Jepang untuk membuang air radioaktif yang telah diolah di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima.

"Dalam pernyataan setelah pertemuan dengan Direktur IAEA, Rafael Grossi, pada Senin, saya juga ingin menyoroti pengalaman traumatis yang dialami oleh negara-negara di wilayah Pasifik akibat uji coba nuklir, dan meminta agar keterlibatan yang berarti dengan wilayah Pasifik terus berlanjut dalam usulan pelepasan air tersebut," kata Mahuta.

Baca Juga: Copilot, Asisten AI Baru di Windows 11, Temukan Bagaimana Mengaktifkannya dan Gantikan Cortana

Setelah dua tahun melakukan tinjauan, IAEA menyatakan bahwa rencana Jepang untuk melepaskan air yang memiliki volume sekitar 500 kali ukuran kolam renang Olimpiade dari PLTN Fukushima yang mengalami kerusakan akibat tsunami lebih dari satu dekade yang lalu, telah memenuhi standar keamanan global.

IAEA juga menilai bahwa dampak radiologis dari pelepasan limbah tersebut terhadap manusia dan lingkungan dapat diabaikan.

Setelah merilis laporan tersebut, Direktur IAEA, Rafael Grossi, melakukan kunjungan ke Korea Selatan.

Baca Juga: Tegang, Korut Kecam Keputusan AS Kirim Kapal Selam Nuklir ke Semenanjung Korea

Saat ini, dia berada di Selandia Baru sebelum melanjutkan perjalanan ke Kepulauan Cook, di mana dia akan bertemu dengan Ketua Forum Kepulauan Pasifik dan Perdana Menteri Kepulauan Cook, Mark Brown.

Forum Kepulauan Pasifik, sebuah blok regional yang terdiri dari 17 negara kepulauan, telah menyampaikan keprihatinan besar terkait pelepasan air radioaktif yang dikhawatirkan dapat berdampak pada sektor perikanan.

Mahuta menyatakan bahwa Selandia Baru memahami dengan baik dampak uji coba nuklir yang dialami oleh negara-negara tetangga di wilayah Pasifik di masa lalu, dan pemerintah akan terus mendesak agar pelepasan air radioaktif ditangani melalui transparansi dan dialog yang berarti. (Antara)

 

Editor : Alfianne Lumantow
#fukushima #Jepang #IAEA #Selandi Baru