Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Israel Beri Batas Waktu 4 Jam Pengosongan RS Indonesia di Gaza, Evakuasi 200 Pasien dan 65 Jenazah Belum Dikuburkan

Tina Mamangkey • 2023-11-24 10:02:05
menerima perawatan di RS Nasser di Kota Khan Yunis pada Senin (20/11). (AFP)
menerima perawatan di RS Nasser di Kota Khan Yunis pada Senin (20/11). (AFP)

JAGOSATU.COM - Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza menghadapi evakuasi mendesak setelah Israel memerintahkan pengosongan dalam waktu empat jam.

Pejabat di Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan bahwa tentara Israel mengelilingi RS dan ingin memasuki fasilitas tersebut untuk operasi militer.

"Staf rumah sakit berusaha mengatur bus untuk mengevakuasi sekitar 200 pasien, termasuk orang dewasa lanjut usia dan anak-anak yang mengalami luka bakar," ungkap Dirjen Kementerian Kesehatan Munir Al Boursh seperti dikutip Al Jazeera.

Sebelumnya, sekitar 450 pasien telah dievakuasi dari RS, meninggalkan sekitar 200 orang di dalamnya.

Di RS Indonesia, terdapat 65 jenazah yang belum dapat dikuburkan, termasuk beberapa yang sudah berada di sana selama lebih dari 50 hari.

Presiden Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Sarbini Abdul Murad menyatakan bahwa relawan MER-C di RS Indonesia telah dipindahkan ke sekolah dekat RS Eropa di Rafah, tempat mereka berlindung bersama ribuan pengungsi lainnya.

Umm Mohammed Al Ran, salah seorang yang dievakuasi, memberikan kesaksian mengerikan tentang keadaan RS Indonesia.

Dia mencatat adanya mayat di mana-mana dan kekurangan obat pereda nyeri.

Beberapa pasien korban bom IDF bahkan meninggal karena kehabisan darah dan keterlambatan penanganan.

Pengeboman terus terjadi di Gaza, menyebabkan korban sipil terus bertambah.

Sebanyak 111 jenazah tanpa identitas disalati dan dimakamkan dalam kuburan massal di Khan Younis.

Direktur Eksekutif Unicef Catherine Russell menyatakan bahwa Gaza adalah tempat paling berbahaya bagi anak-anak, dengan lebih dari 5.300 anak Palestina tewas dalam 46 hari terakhir. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Palestina #Gaza #mer-c #Israel #RS Indonesia