Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Naas! Pelajar Indonesia Meninggal Dunia Tertimpa Pohon di Australia

Tina Mamangkey • 2024-02-12 12:27:19
Profil Alifia Soeryo (22) di Instagram yang tewas tertimpa batang pohon di Australia. (7News)
Profil Alifia Soeryo (22) di Instagram yang tewas tertimpa batang pohon di Australia. (7News)

JAGOSATU.COM - Sebuah kejadian tragis mengguncang kawasan taman War Memorial Dr, Adelaide Utara, Australia pada Jumat (9/2) yang lalu.

Seorang perempuan yang sedang beristirahat di bawah pohon besar menjadi korban ketika pohon tersebut tiba-tiba terbelah dan roboh menimpanya.

Setelah dievakuasi dan didentifikasi, korban ditemukan sebagai Alifia Soeryo, seorang pelajar internasional asal Indonesia berusia 22 tahun.

Laporan dari 7news.com.au, Senin (12/2), menyebutkan bahwa Alifia sebelumnya sedang berolahraga di sekitar taman sebelum memutuskan untuk beristirahat di bawah pohon karet yang fatal tersebut.

Namun, takdir tragis menyebabkannya kehilangan nyawa ketika pohon itu tiba-tiba roboh menimpanya.

Menurut kesaksian warga setempat, pohon karet tersebut telah terbelah beberapa tahun sebelumnya, membentuk dua bagian.

Bagian yang lebih besar, yang beratnya sekitar 10 ton, jatuh menimpa Alifia tanpa peringatan, mengakhiri hidupnya secara mendadak.

Alifia bukanlah seorang yang berolahraga sendirian. Dia sedang bersama teman-temannya, meskipun mereka terpisah ketika kecelakaan terjadi.

Rekan-rekannya sangat terkejut dan berduka atas kepergian Alifia, yang mereka kenal sebagai pribadi yang ramah dan berbakat.

Salah satu temannya, Josh, mengenang, "Dia adalah gadis yang cantik, menyenangkan, lucu, dan penuh kasih sayang.

Dia terkadang pemalu, namun selalu bersedia berbicara."

Alifia, yang akrab dipanggil Fia atau Fi, dikenang dengan penuh penghormatan oleh teman-temannya di Universitas Adelaide, tempat dia menempuh pendidikan di Australia.

Baca Juga: Trailer Deadpool 3, Kolaborasi Impian Deadpool dan Wolverine Menjadi Kenyataan

Mereka mengungkapkan rasa kehilangan mereka dan berbagi kenangan manis tentang Alifia di media sosial, terutama foto-fotonya saat bersepeda di Adelaide.

Ride in peace, sweetie... I will always love you, Fi. I’ll miss your random replies to my Instagram story, i’ll miss your sweetest words and support, i’ll miss you forever Fi” tulis salah satu temannya di kolom komentar instagram Alifia.

Sebelum tragedi ini, Alifia adalah seorang mahasiswa yang cerdas dan aktif.

Kontribusinya dalam membantu Tim Motorsport Universitas Adelaide meraih tempat pertama di kompetisi Formula SAE-A 2023 telah diakui.

Keluarga Alifia sangat menyayangkan kejadian ini dan merasa bahwa pihak berwenang setempat gagal bertindak secara preventif.

Mereka menyerukan pertanggungjawaban dari dewan kota Adelaide atas kehilangan yang mereka alami.

"Sesungguhnya insiden ini bisa dicegah dengan tindakan yang tepat dari pihak berwenang setempat.

Namun, tampaknya tidak ada langkah yang diambil meskipun banyak keluhan dari masyarakat," ucap Vianda Soeryo, saudara kandung Alifia Soeryo kepada 7News.

Dewan Kota Adelaide telah menyatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut, sementara keluarga Alifia masih merasa tidak terima atas kehilangan salah satu anggota keluarganya karena kelalaian yang dianggap telah terjadi. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Indonesia #internasional #Australia #Pelajar