Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Gedung DPRD Makassar Ludes Terbakar, Massa Kuasai Jalanan Tanpa Hadangan Aparat

ALengkong • 2025-08-30 02:23:57
Penampakan gedung DPRD Makassar, Jl AP Pettarani, hangus dibakar massa, Jumat (29/8/2025) malam.
Penampakan gedung DPRD Makassar, Jl AP Pettarani, hangus dibakar massa, Jumat (29/8/2025) malam.

Jagosatu.com-Suasana Kota Makassar pada Jumat malam mendadak berubah mencekam ketika ribuan massa aksi berhasil menguasai gedung DPRD Makassar, membuat jalanan dipenuhi ketegangan.

Gedung DPRD yang berada di Jalan A P Pettarani itu terbakar hebat setelah massa masuk tanpa hambatan, karena tidak ada aparat yang menjaga jalannya demonstrasi sejak sore.

Sejak siang hingga sore hari, massa sudah berkumpul untuk menyuarakan tuntutan mereka, namun suasana masih terkendali hingga menjelang malam kondisi mulai memanas.

Menurut pantauan Tribun Makassar, tepat pukul 21.56 Wita, kobaran api sudah membesar di dalam gedung, sementara asap pekat membubung tinggi dan menutupi sebagian langit kota.

Asap hitam tersebut dapat terlihat dari berbagai sudut Makassar, sehingga banyak warga yang panik dan berbondong-bondong keluar rumah untuk menyaksikan kejadian dramatis itu.

Jalan A P Pettarani dipenuhi ribuan warga, sebagian sibuk merekam peristiwa dengan ponsel, sementara sebagian lain justru ikut meneriakkan yel-yel bersama massa.

Kobaran api berawal dari deretan kendaraan roda dua dan roda empat yang diparkir di area dalam gedung DPRD, yang satu per satu disulut api hingga ludes terbakar.

Setelah kendaraan habis dilalap api, kobaran itu dengan cepat merambat ke bangunan utama gedung DPRD, mengubah malam itu menjadi pemandangan penuh api dan asap.

Sorakan massa semakin memekakkan telinga ketika terdengar teriakan keras dari salah seorang pria, “Bakar semuanya, jangan sisakan!”, yang langsung disambut riuh.

Di tengah api yang semakin besar, massa mendadak melantunkan lagu kebangsaan “Ibu Pertiwi” dengan suara lantang, menciptakan suasana dramatis bercampur haru.

Selain itu, teriakan “revolusi, revolusi” bergema di antara kerumunan, menambah panas suasana dan menegaskan semangat perlawanan massa di malam itu.

Beberapa kali terdengar suara ledakan keras dari kendaraan yang terbakar, membuat orang-orang yang menonton dari kejauhan berteriak dan berlari panik.

Saksi mata mengatakan, awalnya jumlah massa hanya puluhan orang yang berkumpul di depan Pinisi Universitas Negeri Makassar, sebelum jumlahnya terus membesar.

Seiring waktu, semakin banyak warga yang bergabung, hingga jumlahnya mencapai ribuan orang menjelang malam, menjadikan situasi sulit dikendalikan.

Sekitar pukul 20.00 Wita, ribuan orang itu bergerak bersama menuju gedung DPRD, meneriakkan tuntutan mereka sambil membawa bendera dan spanduk.

Begitu tiba di lokasi, mereka bisa masuk ke kompleks gedung dengan sangat mudah karena sama sekali tidak ada pengamanan dari aparat kepolisian.

Ketiadaan polisi yang berjaga membuat massa bertindak semaunya, mulai dari membakar kendaraan, merusak fasilitas, hingga menjarah sebagian isi gedung.

Tanpa adanya kendali, api yang awalnya kecil terus membesar, menjalar cepat, hingga melahap hampir seluruh bagian gedung DPRD Makassar.

Dari kejauhan, kobaran api terlihat menjulang, membuat warga sekitar histeris dan banyak yang berusaha menjauh dari lokasi karena takut ledakan semakin besar.

Malam itu, Makassar seolah menjadi saksi salah satu peristiwa paling mencekam dalam sejarah kotanya, ketika gedung DPRD luluh lantak akibat amukan massa.(LR)

Editor : ALengkong
#makassar