Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sri Mulyani Bantah Hoax Video "Guru Beban Negara"

ALengkong • 2025-09-01 13:04:36
Sri Mulyani menjelaskan soal wacana Iuran BPJS Kesehatan naik 2026.
Sri Mulyani menjelaskan soal wacana Iuran BPJS Kesehatan naik 2026.

Jagosatu.com-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya memberikan tanggapan terkait viralnya potongan video yang menyeret namanya.

Video tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial dan dianggap menyinggung profesi guru.

Dalam potongan video yang tersebar, muncul kalimat “Guru itu beban negara” yang langsung memicu kontroversi.

Potongan pernyataan itu disebut-sebut diucapkan dalam acara Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB pada 7 Agustus 2025.

Melalui akun Instagram pribadinya, @smindrawati, Sri Mulyani membantah keras isi video tersebut.

Ia menegaskan bahwa ucapannya yang tersebar bukanlah pernyataan asli, melainkan hasil manipulasi digital.

Sri Mulyani menyebut video tersebut merupakan hoax yang dibuat menggunakan teknologi deepfake.

“Potongan video yang beredar itu adalah palsu dan menyesatkan,” tulisnya di Instagram.

Ia menambahkan, dirinya sama sekali tidak pernah mengatakan guru sebagai beban negara.

Sri Mulyani juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Menurutnya, penyebaran konten palsu bisa menimbulkan kesalahpahaman yang merugikan banyak pihak.

Dalam klarifikasinya, ia menjelaskan bahwa pernyataan aslinya justru membahas kesejahteraan guru dan dosen.

Pidatonya kala itu menyoroti alokasi APBN 2025 yang menganggarkan Rp724,3 triliun untuk sektor pendidikan.

Ia menilai, meski jumlah anggaran tersebut besar, masih ada tantangan dalam hal pengelolaan.

Salah satu isu yang disorotinya adalah rendahnya gaji tenaga pendidik di Indonesia.

Sri Mulyani mengakui bahwa guru dan dosen sering kali tidak mendapatkan penghargaan layak melalui penghasilan mereka.

Ia kemudian mempertanyakan apakah beban kesejahteraan guru sepenuhnya bisa ditopang oleh APBN.

Menurutnya, perlu dipikirkan juga partisipasi dari masyarakat untuk mencari solusi jangka panjang.

Meski begitu, Sri Mulyani tidak merinci secara detail bentuk keterlibatan masyarakat yang ia maksud.

Kontroversi ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkan konten di dunia maya.(LR)

Editor : ALengkong
#Sri Mulyani