Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat,Renungan Pagi, 20 April 2024, Yesaya 48 : 1-8 TUHAN MEMBUAT MENJADI BARU

Alfianne Lumantow • 2024-04-19 23:05:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Yesaya 48 : 1-8

TUHAN MEMBUAT MENJADI BARU

"Aku  mengabarkan  kepadamu hal-hal  yang baru mulal sekarang,  dan hal-hal yang belum kauketahui ... " (ay.6b)

Sesungguhnya   banyak hal dalam hidup ini yang tidak dapat kita pahami,  bagaimana cara TUHAN memperlihatkan segala karya-Nya dalam kehidupan ini. Keajaiban-keajaiban senantiasa dapat terlihat dalam  kehidupan  ini. Sejak  kita dihadirkan  dalam  dunia  ini, dari masa  pertumbuhan sampai dewasa, tentunya semua yang dihadirkan TUHAN dalam kehidupan kita adalah sesuatu yang baru. Yang baru itu bisa saja yang dahulu belum ada dan sekarang ada. Kehidupan  yang  kita jalani  sekarang  ini  pun  telah  banyak  yang berubah.  TUHAN menciptakan  segala  sesuatu  yang  baru  dalam hidup manusia.

Perjalanan  umat  Israel juga mengalami hal yang sama, sejak dipanggil keluar dari tanah  perbudakan di Mesir,   TUHAN menjadikan Israel sebagai suatu bangsa yang semula tidak memiliki hukurn, maka TUHAN pun memberikan mereka  hukum. Di dalam hukum itu   diberitakan tentang bagaimana seharusnya hidup sebagai  umat Allah dan bagaimana relasi mereka dengan sesama. Demikian juga  ketika TUHAN  melalui  nabi Yesaya  memberitakan tentang  keselamatan  kepada umat  Israel yang  berada  di pembuangan,  bahwa TUHAN akan memberikan yang baru kepada umat Israel. TUHAN akan mengasihi Israel sekalipun Israel sebagai umat yang keras kepala dan tegar tengkuk (ayat 4).

Pembaharuan hidup manusia pun TUHAN sudah wujudkan ketika Dia sendiri sudah mengalahkan kuasa maut. Kebangkitan-Nya dari kematian  telah memberikan kehidupan  baru kepada seluruh  umat manusia,  termasuk Gereja-Nya.  Manusia yang semula sudah rusak karena dosa, telah diperbaharui oleh kematian dan kebangkitan Kristus.  Sebagai respon atas pembaharuan itu maka kita pun bukan lagi hidup untuk diri kita, tetapi untuk Dia yang telah mati dan telah bangkit buat kita semua.

Doa : {Ya Kristus, kami mengucap syukur kepada-Mu, karena dengankebangkitan-Mu dari antara orang mati, kami telah menjadi manusia baru dan yang berkenan kepada-Mu. Terpujilah nama-Mu)

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT