Filipi 1 : 12-19
"BERANI BERSAKSI"
"Tetapi tidak mengapa sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukaclta. Dan aku akan tetap bersukacita". (ay.18)
Jemaat di Filipi diperhadapkan dengan situasi perlawanan dari lingkungan sosial masyarakat yang menolak pemberitaan tentang Yesus Kristus. Penolakan keras di Filipi dikarenakan Filipi adalah kota koloni kekaisaran Romawi yang loyal pada pemerintahan Kaisar Romawi. Nasionalisme masyarakat di Filipi begitu kuat. Terhadap situasi ini, rasul Paulus menguatkan iman percaya jemaat di Filipi yang setia kepada Tuhan Yesus Kristus.
Paulus menjelaskan bahwa situasinya yang terpenjara justru telah membawa dampak yang kuat dalam pemberitaan lnjil (ay.12). Hal ini bahkan semakin jelas bagi kalangan istana dan kaum yang tidak seiman di Filipi (ay.13). Keberanian Paulus bahkan sampai di dalam penjara, telah memberikan pengaruh yang sama kepada saudara seiman lainnya yang dengan tidak takut turut memberitakan lnjil Kristus (ay.14).
Ada dua situasi pemberitaan lnjil menurut Paulus yaitu, pertama; dengan maksud baik, kedua: dengan maksud tidak baik seperti dengki dan perselisihan. Yang pertama berdasarkan kepentingan dan kasih Kristus, yang kedua berdasarkan kepentingan diri sendiri. Paulus menegaskan bahwa bagaimanapun situasinya, lnjil Yesus Kristus tetap disebarluaskan dan ia tetap bersukacita sebab pada akhirnya ia menuai keselamatan (ay.15-19).
Saudaraku, apa pun situasi hidup, kerja, dan pelayananmu, milikilah keberanian untuk memberitakan lnjil Yesus Kristus. Jangan takut! Tanggalkan ketakutan itu. lngatlah, baik atau tidak baik situasinya, Tuhan tetap pergunakan untuk menyampaikan kabar selamat bagi dunia. Miliki keberanian seperti Paulus dan para rasul lainnya bahwa apa pun kondisinya, mari hadapi dengan sukacita sebab kesudahan segalanya akan berujung pada keselamatan dari Kristus. Hanya orang yang berani dapat bersaksi. Selamat berani, Selamat bersaksi!
Doa : (Tuhan mampukan kami untuk berani bersaksi dalam situasi yang baik maupun tidak baik. Kuatkan kami untuk menanggalkan rasa takut, sehingga dapat terus melangkah maju bersama Tuhan). Amin
Editor : Alfianne Lumantow