Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, 6 Mei 2024, 1 Raja-Raja 5 : 7-9 TEGAK LURUS

Alfianne Lumantow • 2024-05-05 23:30:00

LOGO GPIB
LOGO GPIB

1  Raja-Raja 5 :  7-9

"TEGAK LURUS"

" ... Aku telah mendengar pesan yang kau suruh  sampaikan  kepadaku. Tentang kayu aras dan kayu sanobar aku akan melakukan  segala yang kaukehendaki." (ay.8)

Pernahkah mendengar sebutan "Putra Fajar"? Ya,  pasti semua ingatan  kita  akan  tertuju pada Sang Revolusioner,  Bung  Karno. Sebagai proklamator, Bung Karno memimpikan rakyatnya tegak berdiri dan tak kenal lelah dalam melangkah mewujudkan Indonesia jaya. Begitulah  penggalan dari tulisan  Sigit  Aris  Prasetyo dalam bukunya yang berjudul "Bung Karna dan Revolusi Mental".

Tekad dan prinsip "tegak lurus" menjadi spirit Salomo dalam membangun   Bait Suci, sebab dia tidak sekadar membangun gedung, tetapi lebih dari itu,  yaitu membangun sebuah bangsa yang taat  dan teguh dalam beribadah kepada Tuhan. Oleh karena,  itu bahan yang digunakan tidak sembarangan, tetapi harus menggunakan  bahan  yang  kokoh  dan  tahan lama. Pohon Aras dan Sanobar adalah dua jenis pohon yang bertahan hidup saat musim dingin  di  pegunungan yang tinggi  dan  berbatu, dan  tetap  hijau daunnya sepanjang tahun.  Tidak hanya itu,  pohon aras bisa hidup 900-1000 tahun, tingginya bisa mencapai 30 meter dengan posisi yang  lurus  dan  tidak  membusuk.   Uniknya lagi, memiliki  aroma harum yang tetap bertahan selama 20 tahun setelah ditebang.

Aras berasal dari bahasa lbrani "Jashar" yang berarti tegak lurus, sedangkan sanobar dalam bahasa lbrani "berosh" yang berasal dari kata "barah/berit"  yang  berarti perjanjian. Salomo  menggunakan bahan kayu aras dan sanobar bukan tanpa alasan, melainkan ingin menyampaikan pesan bahwa janji  Tuhan itu selalu "tegak lurus", Tuhan tidak  pernah mengingkari janji,  Dia akan selalu menyertai umat-Nya dengan kasih.

Tuhan tidak pernah membiarkan kita berjalan sendiri. Kasih dan setia Tuhan bertahan lama lebih dari kayu aras dan sanobar, sebab Tuhan adalah kekal. Oleh karena itu, melangkahlah dengan tegak dan lurus untuk melaksanakan tanggung jawab  kita seperti yang Tuhan kehendaki.

 

Doa : (Ya Bapa, berikanlah kami terang-Mu agar kami selalu berada dijalan kebenaran-Mu. Teguhkanlah hati kami untuk mewujudkan kehendak-Mu). Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT