Mazmur 68:20-36
"TIDAK ADA ALASAN UNTUK TIDAK MEMUJI ALLAH"
"Terpujilah Tuhan! Hari demi hari la menanggung bagi kita; Allah adalah keselamatan kita." (ay.20)
Selalu dibutuhkan suatu alasan bagi manusia untuk dapat memuji sesamanya. Memuji tanpa suatu alasan biasanya akan dinilai sebagai sebuah kebohongan. Pola pikir inilah yang sudah tertanam dalam benak kita. Bagi kita, memuji akan selalu membutuhkan alasan. Lantas, bagaimana dengan memuji Allah? Kita tahu ada begitu banyak alasan kita untuk memuji Dia, tetapi apakah kita selalu memuji Dia? Jawabannya tentu akan kembali pada diri kita sendiri.
Memuji Allah seharusnya bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan sebab kita memiliki begitu banyak alasan untuk memuji Dia. Pengorbanan-Nya, penyertaan-Nya, pertolongan-Nya, karya keselamatan-Nya dan ada begitu banyak karya-Nya yang dapat menjadi alasan kita untuk memuji Dia. Bacaan di malam ini, masih dari pujian yang disampaikan Daud dalam Mazmur 68, di ayat 20-36 Daud memperlihatkan betapa dahsyat pekerjaan Allah bagi umat-Nya. Melalui kekuatan dan kuasa-Nya, la menyelamatkan umat-Nya. Daud mengajak pembacanya untuk mengakui kedahsyatan karya Allah bagi kehidupan umat-Nya. Dari tempat-Nya yang kudus, di surga, Allah selalu mengaruniakan kita kekuatan dan kuasa-Nya untuk selalu memuji Dia.
Dari pujian Daud, kita belajar bahwa sesungguhnya tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memuji Allah sebab la selalu menanggung kehidupan kita hari demi hari bahkan sekalipun la naik ke surga, la selalu menyertai kita. Saat ini sebelum kita beristirahat, mari kita merenungkan apa saja karya Allah yang kita rasakan hari ini, apa saja pertolongan-Nya yang sudah kita nikmati hari ini, hitunglah setiap berkat-Nya, dan naikkanlah pujian kepada-Nya sebelum menutup hari ini. lngatlah bahwa tidak ada alasan untuk tidak memuji Dia, maka pujilah Allah selama la masih mengaruniakan kehidupan bagi kita.
Doa : (Terima kasih untuk setiap kekuatan dan kuasa-Mu yang kurasakan dalam kehidupanku. Ajarlah aku untuk memuliakan dan memuji-Mu selalu). Amin.
Editor : Alfianne Lumantow