Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, 13 Mei 2024, Matius 7:7-11 BERDOALAH, TUHAN MEMBERIMU YANG TERBAIK

Alfianne Lumantow • 2024-05-13 16:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Matius 7:7-11

BERDOALAH, TUHAN MEMBERIMU YANG TERBAIK

Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga la akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya (ay.11)

Ketika sebuah  doa  diungkapkan  dengan  sungguh-sungguh, maka Tuhan yang Mahatahu akan menjawab dan belas kasihannya pun akan diperlihatkan kepada si pendoa.  Kutipan ini disampaikan oleh Edward Reynold. Ada seorang anak yang mendapat tugas untuk menyampaikan doa syafaat dalam lbadah Hari Minggu di tengah-tengah jemaat dewasa.  la tidak memiliki kebiasaan berdoa, sehingga sangat takut sekali untuk berdoa.  la meminta orangtuanya menuliskan doa tersebut. Ketika ia menaikkan doa syafaat tersebut ia berhasil mengucapkannya dengan penuh kesungguhan. Setelah ia menyelesaikan tugasnya menyampaikan doa syafaat,  seketika saja ia sudah lupa dengan doa yang telah disampaikan kepada Tuhan. Hal ini terjadi karena baginya yang penting ia sudah menjalankan tugas menyampaikan doa syafaat.  Padahal  setiap kata dan kalimat yang telah dibacakan  itu perlu terus menerus menjadi bagian dalam dirinya untuk didoakan kembali pada saat ia memiliki jam doa pribadi. Ada kalanya kita pun mengucapkan doa seperti itu, tanpa makna, tanpa kesungguhan.

Berdoa  bukan sekadar meminta  namun  yang  utama  adalah menjalin  relasi  dengan Allah, mengikat  diri   sepenuhnya  untuk percaya pada Allah.  Kita tidak  dapat  berdoa hanya sekali lalu melupakan Dia.  Dalam doa,  kita mengenal hati  Tuhan yang rindu agar kita terus menerus menjalin hubungan yang semakin intim dengan diri-Nya dengan cara  mencari dan terus  mencari  Dia, meminta dan terus meminta agar Dia selalu dekat dalam hidup kita, mengetuk  dan terus menerus mengetuk  sampai Tuhan membukakan pintu rahmat-Nya dan menerima kita serta berkata, "Anakku, Aku tahu yang terbaik untuk hidupmu." Dalam rahmat-Nya kita pun memiliki  keyakinan bahwa Dia tahu kita telah berupaya untuk terus menerus mencari, meminta dan mengetuk pintu rahmat-Nya.

 

Doa : (Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu menjawab doaku sesuai dengan kehendak-Mu  yang terbaik  bagiku). Amin.

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT