Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, 6 Juli 2024, Mazmur 118:5-9 Berani Karena Tuhan Di Pihak Kita.

Alfianne Lumantow • 2024-07-06 16:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Mazmur 118:5-9

BERANI KARENA TUHAN DI PIHAK KITA

TUHAN di pihakku, aku tidak akan takut. (ay.8a)

Sering kali kita mendengar bahkan menyaksikan pengalaman hidup orang-orang   sukses seperti para pengusaha  yang memulal bisnis mereka  dari nol. Sebut saja almarhum  Ir.  Clputra. la  bukan berasal dari keluarga kaya raya. Pada saat la  berusia 12  tahun, ayahnya masuk penjara bahkan meninggal.  Ciputra harus membantu ibunya untuk  memenuhi kehidupan sehari-hari. Namun kondisi  tersebut tidak membuatnya patah semangat melainkan berusaha keras untuk mengejar  cita-cita  hingga  menggiringnya  untuk menjadl orang sukses. la mengakui  bahwa dalam kesulitan  hidup la terus berseru kepada Tuhan dan Tuhan menjawab doa-doanya.

Bacaan Mazmur 118 :5-9 mengungkapkan tentang pengalaman pendoa yang diceritakan sebelum diizinkan untuk masuk pintu gerbang dan berjalan menuju Bait Allah. Pemazmur berada di dalam kesesakan,  ia dibenci oleh para lawannya. Sekalipun ruang geraknya menjadi sempit  karena  para lawannya,  namun usaha untuk terlepas dari para lawan melalui seruan doa,  membawa Pemazmur untuk kuat menghadapi  ujian iman.  Seruannya  dijawab  Tuhan di mana Tuhan mengaruniakan  baginya kelegaan  sehingga  ia bebas dari himpitan. Bagi Pemazmur  apa pun masalah yang dihadapi, berlindung kepada Tuhan lebih menjamin  daripada berlindung  pada kekuatan  duniawi. Karena dengan yakin, Pemazmur menjadi berani sebab percaya, bahwa Tuhan berpihak padanya.

Ketika di sepanjang  hari ini kita menjumpai  banyak orang dengan berbagai karakter yang ada, maka bisa jadi kita pernah berada  pada posisi pergumulan yang membuat kita  tertekan dan  menderita. Tetaplah  berseru kepada Tuhan, dalam seruan minta tolong itu, beban kita menjadi ringan.  Ciputra menjadi orang sukses bukan karena  melewati  jalan di atas "karpet  merah"  tetapi  karena melalui proses jatuh-bangun.   Terkadang kita seakan berada di  tepi jurang, kadang  juga kita   mencapai puncak tertinggi dari gunung-gunung hidup kita. Semua itu pasti bukan karena kuat diri, tetapi  karena anugerah Tuhan yang melindungi.

Doa: (Tuhan Yesus, berikanlah kami kekuatan untuk menghadapi pergumulan  hidup ini). Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT