1 Korintus 12:7-11
KARUNIA BUKAN TALENTA
"Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya." (ay. 11)
Ada penyataan Paulus yang membuat kita mengerti perbedaan antara karunia dengan talenta (band Mat 25:14-30); karunia diberikan oleh Roh kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya (ay. 11) sedangkan talenta adalah modal kerja yang diberikan Allah kepada setiap orang menurut kesanggupan orang itu (Mat 25:15). Perbedaannya terletak pada ukuran yang dipakaikan, yaitu ketika seseorang mendapat karunia tertentu, ukurannya adalah pada kehendak Allah. Allah berhak sepenuhnya untuk memberikan karunia apa pun, kepada siapa saja yang dikehendak.-Nya, tanpa harus memberi penjelasan apa pun maupun meminta pertimbangan dari siapa pun. Sedangkan ketika memberikan talenta, ukurannya adalah pada kesanggupan orang yang menerima. Allah mengukur orang itu: seberapa sanggup ia mengerjakan apa yang dipercayakan kepada-Nya (Mat 25:21 ).
Perbedaan antara karunia dengan talenta inilah yang membuat kita seringkali kebingungan dan tidak percaya ketika berjumpa atau berurusan dengan orang-orang yang memiliki karunia, seperti: dapat berbicara dengan sangat berhikmat dan cerdas; orang yang sangat beriman, sehingga kita pikir terlalu percaya diri; orang yang dapat menyembuhkan orang sakit, sehingga kita pikir ia seorang dukun; orang yang dapat mengadakan mujizat, sehingga kita pikir dia penipu; orang yang dapat bemubuat, sehingga kita suka menanyakan 'masa depan' kepadanya; orang yang dapat berkata-kata dengan bahasa roh, sehingga kita pikir dia sedang mengada-ada; orang yang dapat membedakan roh maupun menafsirkan bahasa roh, sehingga kita menjadi takut kepadanya.
Sekalipun tidak mudah bagi kita untuk percaya bahwa Allah berkehendak mutlak dalam memberikan karunia kepada orang-orang tertentu, Paulus memberikan petunjuk bahwa selama karunia-karunia itu diberdayakan untuk kepentingan bersama maka karunia itu dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama.
Doa : (Tuhan, singkapkanlah karunia-karunia yang ada dalam diri kami sehingga kami dapat berdaya-guna di manapun berada). Amin
Editor : Alfianne Lumantow