Kejadian 2:8-14
TAMAN EDEN YANG INDAH
"TUHAN Allah membuat taman di Edan, di timur" (ay. 8a)
Ketika kita membaca ulang nets Alkitab pagi ini dengan saksama, kesan apa yang muncul di benak kita? Mungkin saja, hatl dan pikiran kita segera membayangkan taman Eden yang lndah permai, rapih, tertata dengan baik. Taman itu dipenuhi pohon-pohon rindang, hijau, segar, sejuk dan nyaman. Suasananya aman, tenang dan damai bagaikan kawasan surgawi yang dipenuhi dengan burung-burung yang indah, serta kupu-kupu yang elok beterbangan riang gembira. Di dalamnya juga terdapat sunga~ sungai yang mengalir. Singkat kata, gambaran taman Eden ltu begitu indah dan menawan hingga membuat beragam ekspresi muncul. Banyak penyair, pelukis serta pencipta lagu yang menggaungkan keindahan taman Eden melalui puisi, lukisan dan lagu.
Sekalipun keindahan taman Eden seperti yang digambarkan di atas sudah pudar atau tidak ada lagi, namun kita bisa menyaksikan keindahan beberapa taman, kebun dan hutan yang ada di sekeliling kita. Ada yang masih dirawat dan dilindungi, ada juga yang sudah tak terurus dan menjadi terlantar. Jika dirawat dengan proporsional dan profesional, semua itu dapat memberi kenyamanan, kesejukan, dan keindahan bagi kita.
Sebagai ciptaan Allah yang mulia, hari ini kita kembali diajak untuk melakukan tindakan-tindakan serius guna melestarikan lingkungan. Misalnya, saat berkunjung ke taman, kita tidak merusak tanaman, atau membuang sarnpah plastik sembarangan. Selain itu, kita juga bisa membuat apotik hidup di rumah, seperti menanam kemangi, jahe, sereh, kunyit, lidah buaya. Darinya kita akan mengalami percikan dan titisan "comforting zone" Eden surgawi, yaitu lingkungan hidup yang aman, nyaman, indah serta bermanfaat bagi kehidupan. Marilah kita ekspresikan rasa syukur atas alam ciptaan Allah melalui kesenangan untuk merawatnya dengan baik.
Doa : (Allah Bapa Sang Khalik, kami bersyukur atas keindahan alam ciptaan-Mu. Tolong kami untuk merawat dan melestarikannya). Amin
Editor : Alfianne Lumantow