Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, 6 Desember 2024, Roma 8:18-23 Membuka Cakrawala Iman.

Alfianne Lumantow • 2024-12-06 00:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Roma 8:18-23

MEMBUKA CAKRAWALA IMAN

"Sebab, dengan sangat rindu seluruh ciptaan menantikan saat anak-anak Allah akan dinyatakan."  (ay. 19)

Penderitaan adalah istilah yang sebara umum dikaitkan dengan hal-hal yang buruk, menyedihkan, tidak disukai dan karenanya cenderung dihindari padahal penderitaan merupakan realita manusia. Terhadap penderitaan, manusia dapat menyikapinya secara berbeda walaupun biasanya sikap yang menonjol adalah menolaknya. Paus Yohanes Paulus II memberi perhatian besar kepada penderitaan manusia. Penetapan tanggal 11 Februari sebagai Hari Orang Sakit Sedunia, menjadi salah satu wujud kepeduliannya kepada penderitaan manusia dan misteri penderitaan. Sejak di tetapkan pada tahun 1993 hingga tahun 2005, setiap merayakan Hari Orang Sakit Sedunia, Paulus selalu menegaskan bahwa komunitas Kristiani tetap memberi perhatian khusus kepada mereka yang menderita baik berupa bantuan fisik maupun dukungan rohani dengan membuka cakrawala iman yang menghibur. Kepedulian dan hiburan yang dilakukan tidak terbatas untuk warga gereja tetapi bagi seluruh umat manusia dan kefanaannya.

Paulus, membuka cakrawala iman jemaat di Roma dengan membangun pengharapan yang menghibur dan memberi kelegaan. Ia menegaskan bahwa penderitaan sekarang tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan. Penderitaan  yang sedang dialami adalah bagian kecil dari penderitaan yang telah menguasai dunia karena dosa. Namun, bersyukurlah kepada Tuhan Yesus yang telah menghancurkan kuasa dosa sehingga ada pengharapan bagi kita yang percaya kepada-Nya. Akan tiba waktunya belenggu penderitaan dipatahkan karena kuasa dosa telah dihancurkan. Semua makhluk di dunia sama-sama mengeluh (menderita) termasuk kita yang menerima karunia sulung Roh tetapi kita mengeluh dalam pengharapan. Sadarilah penderitaan yang ada, bukalah cakrawala iman tentang pengharapan diujung penderitaan lalu berjuang menjalani hidup untuk menerima kemuliaan yakni menjadi serupa dengan Tuhan Yesus.

 

Doa: (Ya Tuhan, berikanlah hati yang terus berpengharapan pada-Mu). Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT