Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Malam, 9 Desember 2024, 1 Yohanes 4:9-10 Hidup Oleh Kasih Allah.

Alfianne Lumantow • 2024-12-09 16:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

1 Yohanes 4:9-10

HIDUP OLEH KASIH  ALLAH

"... supaya  kita hidup oleh-Nya."   (ay.9)

 

Selamat malam Saudara. Malam ini,  masih dalam konteks kehidupan Kristen yang tengah diperhadapkan dengan pengajaran sesat,  pengarang Surat Yohanes melanjutkan pesannya, mengenai bagaimana kasih Allah dinyatakan bagi manusia, yakni dengan mengutus  Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia,  untuk  menjadi pendamaian bagi dosa-dosa kita.  Bagi  kita, pesan tersebut  sangat akrab didengar khususnya dalam  khotbah-khotbah natal, namun bagi para pembaca di masa  lalu,  pesan ini memiliki makna  yang agak berbeda.  Bagi mereka  yang sedang  dilanda  dengan  berbagai bentuk  pengajaran sesat dan tentu beberapa  atau bahkan banyak hal  telah  terjadi, sehingga membuat beberapa orang  dalam komunitas orang percaya menjadi getir dan mempertanyakan imannya, pesan pengarang menjadi jawaban pasti atas keraguan yang mulai timbul dan menjadi penegas bahwa mereka sesungguhnya  beriman kepada  Allah yang  hidup,  yang  telah mengaruniakan hidup kepada  mereka.  Sederhananya, para pembaca masa lalu kembali diingatkan mengenai alasan atau pegangan hidupnya, apa itu? Kasih Allah.  Titik.

Pesan pengarang Surat Yohanes di atas rnengingatkan saya dengan  sebuah  lagu rohani kontemporer,  "hidup ini adalah kesempatan, hidup ini untuk melayani Tuhan, jangan sia-siakan waktu yang Tuhan  b'ri,  hidup  ini hanya  sementara ...  bila saatnya nanti, ku tak berdaya lagi, hidup ini sudah jadi berkat".  Apa yang kita dapatkan dari dua paragraf di atas? Bahwa  hidup  kita semua  merupakan anugerah  kasih Allah yang sangat  nyata. Kasih Allah itu akan  senantiasa  kita syukuri dan alami jika hidup ini kita jalani  dalam ketaatan dan kesetiaan kepada-Nya.  Kita memang  tidak menyaksikan peristiwa natal pertama,  namun dengan  menghargai hidup dan menjalani hidup  seperti lagu di atas,  sebenarnya kita sudah menyaksikan  sendiri kasih Allah itu, yaitu hidup itu sendiri.

 

Doa : (Tuhan, kami bersyukur atas kasih-Mu dalam kehidupan kami). Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN MALAM #GPIB #SABDA BINA UMAT