Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Umat, Renungan Pagi, Jumat, 28 November 2025, Yunus 4:5 Confirmation Bias

Alfianne Lumantow • 2025-11-26 01:00:00
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Yunus 4:5

CONFIRMATION BIAS

"...Melihat apa yang akan terjadi atas kota Itu." (ay.5b)

Yunus, Nabi yang mengenal TUHAN secara pribadi, tahu bahwa TUHAN yang mengutusnya adalah penyayang, penuh kasih, dan panjang sabar.

Cara Yunus menanggapi skenario Allah menyelamatkan Niniwe menampakkan kedekatan emosional yang mendalam dengan Allah.

Yunus tidak bersikap acuh tak acuh terhadap rencana Tuhan tetapi dia mengungkapkan perasaannya dengan berani.

Caranya mengungkapkan rasa frustrasi kepada TUHAN menunjukkan kedekatannya sehingga ia tidak takut untuk menunjukkan perasaan yang sebenarnya.

Perasaan emosi Yunus didasarkan pada kekawatiran tentang bangsanya (Israel) dan ketidakyakinan bahwa bangsa lain (Niniwe) layak menerima belas kasihan TUHAN.

Cara berpikir eksklusif ini membuat Yunus meninggalkan kota, duduk di bawah pondok yang didirikannya sambil menunggu apakah Niniwe akan dihancurkan sesuai keyakinan dan harapannya.

Kedekatan Yunus dengan Tuhan tidak diiringi dengan kesediaan mau membuka diri dan cara pandang untuk dikoreksi Tuhan.

Sikap Yunus ini mengingatkan kita untuk mencermati sejauh mana kedekatan kita dengan TUHAN berdampak pada perubahan cara pandang, gaya bertutur, pola sikap dalam keseharian hidup.

Sikap Yunus menunggu kehancuran Niniwe mencerminkan proses mental yang dalam dunia digital disebut confirmation bias.

Istilah ini orang yang memutlakkan menggambarkan kecenderungan keyakinan atau nilai yang dipegangnya dan mengabaikan atau meremehkan informasi yang berbeda atau bertentangan dengan keyakinannya.

Dalam bacaan kita, Yunus begitu meyakini bahwa Niniwe pantas dihukum, ia menolak jika kasih Allah juga tersedia bagi Niniwe.

Pertobatan dan keselamatan Niniwe bertentangan dengan keyakinan Yunus walaupun keselamatan Niniwe adalah sesuai kehendak TUHAN.

Mari mewaspadai mental confirmation bias yang cenderung hanya mau menerima informasi sesuai pendapat sendiri, lalu menolak yang berbeda sekalipun yang berbeda justru sesuai kehendak atau firman TUHAN. Amin.

 

Doa: Ya Roh Kudus, tolong kami merelatifkan kehendak diri dan memutlakkan kehendak TUHAN, Amin.

 

Editor : Alfianne Lumantow
#RENUNGAN PAGI #GPIB #SABDA BINA UMAT