Arkeologi Daerah Ekonomi Ekonomi & Bisnis Esport Gaya Hidup Global Headline Hiburan Hukum & Kriminal Kesehatan Lifestyle & Hiburan Nasional Olahraga Pemerintahan Politik Sains & Teknologi Teknologi Wisata Wisata & Kuliner

Sabda Bina Teruna, Renungan Harian, Rabu, 3 Desember 2025, Roma 5:12-17 Respons Kita Terhadap Anugerah Allah

Alfianne Lumantow • 2025-12-01 12:20:45
LOGO GPIB
LOGO GPIB

Roma 5: 12-17

Respons Kita terhadap anugerah Allah.

 "Tetapi, karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang banyak orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi anugerah Allah dan karunia-Nya yang dilimpahkan-Nya atas banyak orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus" (ay 15)

Pemahkah Sobat Teruna merasa kesal karena harus menanggung akibat dari kesalahan orang lain?

Misalnya, beberapa teman dalam kelas membuat keributan, namun akibatnya satu kelas dihukum.

Atau karena satu siswa buang sampah sembarangan, seluruh siswa sekolah dihukum kerja bakti. Rasanya mungkin tidak adil.

Tapi ternyata, hal seperti itu juga terjadi dalam kehidupan rohani kita. Rasul Paulus dalam bacaan kita hari ini menjelaskan bahwa dosa masuk ke dunia melalui satu orang yaitu Adam dan akibatnya semua manusia merasakan dampaknya.

Namun, kabar baiknya, karena satu pribadi yaitu, Yesus Kristus, maka anugerah Allah dan karunia-Nya diberikan untuk semua orang.

Sejak dosa masuk ke dalam dunia melalui satu orang, maut telah menjalar kepada semua orang. Namun, cerita tidak berhenti di situ.

Allah di dalam Yesus Kristus hadir memperbaiki apa yang rusak. Kalau melalui Adam semua orang terkena dampak dosa, maka melalui Yesus semua orang bisa menerima pengampunan dan hidup yang baru.

Apa yang Yesus lakukan tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Dia datang membawa anugerah Allah dan karunia-Nya Itu berarti pemberian yang cuma-cuma dari Allah, meskipun kita tidak pantas menerimanya.

Jadi, kalau kesalahan satu orang bisa membawa masalah besar, maka kebaikan satu pribadi yaitu Yesus, membawa harapan dan keselamatan bagi semua orang.

Sobat teruna, dari firman ini kita belajar bahwa anugerah dan karunia Allah jauh lebih kuat daripada dosa.

Kita semua memang pernah berbuat salah, tapi Tuhan tidak membiarkan kita terjebak di sana.

Melalui Yesus, kita diberi kesempatan untuk hidup baru, bukan karena kita hebat, tapi karena kasih-Nya begitu besar.

Karena itu, mari kita respons anugerah ini dengan hidup yang mau berubah, belajar taat, dan makin dekat dengan Tuhan setiap hari. Amin.

 

Doa: Ya Tuhan, terima kasih atas anugerah-Mu. Kami mau hidup sebagai anak- anak-Mu yang menghargai anugerah besar yang telah Engkau berikan. Tolong kami agar tidak menyerah pada dosa, tapi terus bertumbuh dalam iman dan hidup yang menyenangkan hati-Mu.. Amin

Editor : Alfianne Lumantow
#SABDA BINA PEMUDA #GPIB #Renungan Harian