Roma 15: 1-6
Membantu Sesama = Meneladani Kristus
"Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. Sebab, Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri,..."(ay. 2-3a)
Sobat teruna, kita semua punya kelebihan dan kemampuan yang dalam pelajaran, ada yang punya bakat seni, ada yang bisa menjadi pendengar yang baik, ada juga yang mudah membaur dan jadi teman yang menyenangkan.
Tapi apa pun kelebihan kita, Tuhan mengajarkan agar kita tidak menggunakannya hanya untuk diri sendiri.
Justru lewat kemampuan yang kita punya, kita diajak untuk saling membantu teman-teman di sekitar kita.
Hal inilah yang akan kita pelajari dari Roma 15: 1-6, bagaimana Tuhan ingin kita hidup saling membantu dan mendukung satu sama lain.
Paulus mengatakan bahwa orang yang kuat, termasuk yang sudah lebih dewasa secara rohani, semestinya membantu mereka yang lemah dan tidak hidup hanya untuk menyenangkan diri sendiri.
la mengingatkan bahwa Kristus sendiri menjadi teladan dalam hal ini, karena la rela berkorban demi kebaikan banyak orang.
Paulus juga menekankan bahwa Kitab Suci diberikan untuk menguatkan dan memberi pengharapan.
Paulus berdoa agar jemaat hidup sehati sepikir, dan bersama-sama memuliakan Tuhan. Intinya, iman yang sejati akan terlihat dalam sikap saling membantu sesama.
Sobat teruna, firman Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk tidak hidup hanya untuk diri sendiri, tapi saling membantu satu sama lain.
Saat teman sedang kesulitan atau merasa lemah, kita diajak untuk hadir, membantu, dan menguatkan.
Kita bisa mulai dari hal sederhana mendengar, menyemangati, atau menawarkan bantuan.
Saat kita saling menolong, kita sedang meneladani Kristus dan memuliakan Tuhan lewat hidup kita. Amin.
Doa: Tuhan Yesus, terima kasih atas pengorbanan-Mu untukku, mampukanlah aku untuk meneladani-Mu dengan membantu sesamaku.. Amin.
Editor : Alfianne Lumantow